Kofi Annan, mantan Sejken PBB, tutup usia di usia 80 tahun

Kofi Annan, orang Afrika kulit hitam pertama yang menjadi Sekretaris Jenderal PBB, meninggal dunia pada usia 80 tahun di Swiss, kata salah seorang stafnya.

Annan menjabat dua kali Sekjen PBB dari 1997 hingga 2006, dan dia telah dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian atas aktivitas kemanusiaan yang menjadi perhatiannya. Terakhir dia dipercaya menjadi Utusan khusus PBB untuk Suriah, memimpin upaya menemukan penyelesaian damai atas konflik di wilayah itu.

Dalam pernyataan resmi saat mengumumkan kematiannya. Kofi Annan Foundation menggambarkan sosok dirinya sebagai “negarawan global dan intenasionalis yang sangat berkomitmen serta berjuang sepanjang hidupnya untuk dunia yang lebih adil dan lebih damai.

“Di mana ada penderitaan atau orang-orang yang membutuhkannya, dia mengulurkan tangan dan menyentuh banyak orang dengan welas asih kasih dan empati yang mendalam. Dia tanpa pamrih menempatkan orang lain terlebih dahulu, memancarkan kebaikan, kehangatan, dan kecermelangan dalam semua yang dia lakukan.”

Dia dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian pada tahun 2011 untuk upayanya memperbaiki kehidupan dunia yang lebih baik, yaitu selama periode yang bertepatan dengan perang Irak dan menjangkitnya HIV/Aids.

Kofi Annan menggambarkan pencapaian terbesarnya dalam Tujuan Pembangunan Milenium (Millennium Development Goals) yang untuk pertama kalinya menetapkan target global pada isu-isu seperti kemiskinan dan kematian anak.

Bagaimanapun, Annan tidak terlepas dari kritik. Para pengkritiknya menyalahkannya atas kegagalan PBB menghentikan genosida di Rwanda pada 1990-an ketika dia memimpin pasukan penjaga perdamaian di wilayah itu.

Kemudian, setelah invasi pimpinan AS ke Irak, dia dan putranya dituduh terlibat dalam “skandal korupsi minyak untuk pangan” yang menyebabkan sebagian orang menuntut dirinya mundur, walaupun kemudian dia dibebaskan dari tuduhan itu.

Karir diplomatik Annan berlanjut setelah dia pensiun dari PBB dan pada tahun 2007 dia mendirikan yayasan yang bertujuan untuk mempromosikan pembangunan berkelanjutan, keamanan dan perdamaian.

Setahun kemudian, reputasinya meningkat setelah dia berhasil membantu menegosiasikan kesepakatan pembagian kekuasaan untuk mengakhiri kekerasan pasca pemilu di Kenya.

Pada tahun 2012, dia diangkat sebagai ketua The Elders, kelompok advokasi perdamaian dan HAM yang dirintis oleh Nelson Mandela dari Afrika Selatan.

Peran terbarunya adalah memimpin komisi independen untuk menyelidiki krisis Rohingya di Myanmar.

Cina ‘latihan menyerang’ sasaran AS

Militer Cina “kemungkinan sedang berlatih melakukan penyerangan” terhadap Amerika Serikat dan sasaran-sasaran sekutu di Pasifik, demikian peringatan yang tercantum dalam laporan Kementerian Pertahanan Pentagon.

Laporan tahunan ke Kongres menyatakan Cina terus meningkatkan kemampuan mengirimkan pesawat pembom ke kawasan yang lebih luas.

Dokumen tersebut menggarisbawahi peningkatan kemampuan militer, termasuk anggaran pertahanan sekitar USD 190 miliar atau Rp. 2.780 triliun, sepertiga dari anggaran keseluruhan.

Cina belum mengomentari tentang laporan tersebut.

Peringatan tentang serangan udara adalah salah satu bagian dari penilaian menyeluruh ambisi militer dan ekonomi Cina.

“Dalam tiga tahun terakhir, Angkatan Bersenjata Pembebasan Rakyat (PLA) dengan cepat memperluas daerah operasi pengeboman di laut, meningkatkan pengalaman dalam hal maritim penting dan kemungkinan latihan penyerangan terhadap AS dan sasaran sekutu”, kata laporan tersebut. Laporan kemudian menyebutkan tidak jelas apa yang Cina ingin buktikan lewat penerbangan tersebut.

PLA kemungkinan ingin menunjukkan “kemampuan menyerang AS dan kekuatan sekutu serta markas militer di Samudra Pasifik barat, termasuk Guam”, tambah laporan itu. Cina disebutkan, sedang merestukturisasi kekuatan darat untuk “berperang dan menang”.

“Tujuan sejumlah reformasi ini adalah untuk menciptakan kekuatan daratan yang lebih mudah bergerak dan mematikan sebagai inti dari operasi bersama”, kata laporan tersebut.

Anggaran militer Cina diperkirakan akan meningkat menjadi USD 240 militer atau Rp. 3.511 triliun dalam 10 tahun ke depan, sebut pengkajian tersebut.

Dokumen itu juga menggarisbawahi peningkatan program angkasa luar Cina “meskipun terdapat pandangan masyarakat yang menentang militerisasi angkasa luar”.

Pada bulan Juni lalu, Presiden Donald Trump mengumumkan keinginannya untuk membentuk bagian ke enam angkatan bersenjata AS – “kekuatan angkasa luar”.

AS mengkhawatirkan peningkatan pengaruh Cina di Pasifik, kawasan di mana Washington masih memainkan peran penting. Salah satu wilayah paling penting adalah Laut Cina Selatan, di mana sebagian besar daerahnya diklaim Cina dan sejumlah negara lain.

Militer AS selalu berusaha memperlihatkan kebebasan navigasi dengan melakukan penerbangan di atas Laut Cina Selatan. Cina sepertinya sedang memperluas fasilitas militer di kepulauan dan karang di wilayah tersebut serta telah melancarkan pemboman saat melakukan pelatihan.

Dearah genting lainnya adalah Taiwan, yang dipandang Cina sebagai provinsi yang memisahkan diri. Dokumen tersebut memperingatkan Cina “kemungkinan mempersiapkan rencana untuk menyatukan Taiwan dan Cina dengan menggunakan kekerasan”.

“Jika Amerika Serikat melibatkan diri, Cina akan berusaha menunda campur tangan dan berusaha menang dengan perang secara intensif, terbatas dan dalam waktu singkat”, lanjut laporan itu.

AS memutuskan hubungan resmi dengan Taiwan pada tahun 1979 tetapi tetap terus membina hubungan politik dan keamanan yang erat. Hal ini membuat Beijing tidak nyaman. Amerika juga terus berusaha memelihara kehadiran militer di Japang, yang bersengketa wilayah dengan Cina dan Filipina.

Laporan Pentagon menekankan AS “mengusahakan hubungan konstruktif dengan Cina”. Pejabat Amerika dan Cina secara teratur melakukan pertemuan. Pada bulan Juni, James Mattis menjadi menteri pertahanan AS pertama yang mengunjungi Cina sejak tahun 2014.

Mantan ‘presiden termiskin dunia’ tolak uang pensiun

Mantan pemimpin Uruguay Jose Mujica, yang dijuluki “presiden termiskin di dunia” karena hidupnya yang sederhana, mengatakan tidak ingin menerima uang pensiun untuk jabatannya sebagai senator.

Mujica mengundurkan diri pada hari Selasa (14/8) sebagai senator yang dijabatnya sejak 2015, sesudah lima tahun masa jabatannya sebagai presiden berakhir.

Mandatnya sebagai senator sebetulnya baru akan berakhir tahun 2020, namun dia memutuskan mundur sekarang karena merasa “telah lelah setelah perjalanan jauh”. Mantan pemimpin pemberontak sayap kiri itu kini berusia 83 tahun.

Surat resmi pengunduran diri Mujica disampaikan kepada Ketua Senat, Lucia Topolansky, yang juga wakil presiden Uruguay dan istri Mujica sejak 13 tahun lalu.

Di dalamnya dia mengatakan “motif (untuk mengundurkan diri) bersifat pribadi, saya akan menyebutnya ‘kelelahan setelah suatu perjalanan jauh’.”

“Betapa pun, sepanjang pikiran saya masih jalan, saya tidak dapat akan mengundurkan diri dari solidaritas dan petarungan gagasan.” tulisnya pula.

Mujica dikenal terang-terangan dan kadang-kadang berbicara tanpa tedeng aling-aling, juga meminta maaf kepada “setiap rekan saya mungkin secara pribadi terluka dalam panasnya perdebatan”.

Pada tahun 2013, ia harus meminta maaf kepada presiden Argentina waktu itu, Cristina Fernandez de Kirchner, karena menyebut dia “nenek tua” dan memberi label menyebut suaminya yang juga mantan presiden, Nestor Kirchner, “lelaki bermata juling”.

Pernyataan itu terekam pada konferensi pers ketika dia tidak menyadari bahwa mikrofonnya menyala. Pada tahun 2016 dia mengatakan bahwa presiden Venezuela, Nicolas Maduro, “sesinting seekor kambing”.

Tapi gaya hidupnya yang membumi dan sikapnya yang menolak tinggal di istana kepresidenan selama masa jabatannya membuatnya luar biasa terkenal.

Sampai sekarang pun, dia dan istrinya, sesama pejuang gerilya dan sudah merupakan pasangan hidupnya jauh sebelum mereka menikah pada tahun 2005, tinggal di sebuah perkebunan bunga sederhana di pinggiran Montevideo.

Saat menjabat sebagai presiden, dia menyumbangkan sebagian besar gajinya untuk amal dan satu-satunya harta yang dia miliki ketika dia menjabat pada tahun 2010 adalah Volkswagen Beetle buatan tahun 1987.

Beetle warna biru muda itu menjadi begitu terkenal, hingga ditawar $ 1 juta (Rp. 14 miliar) pada tahun 2014, tetapi menolak, karena katanya dia tidak akan bisa membawa anjingnya yang berkaki tiga tanpa VW itu.

Surat pengunduran diri Mujica tidak mengejutkan karena dalam penampilan terakhirnya di Senat pada 3 Agustus, dia sudah mengumumkan akan mengirimkan surat itu.

Sidang waktu itu, beberapa lawan politiknya mengatakan bahwa mereka tidak yakin apakah harus percaya bahwa dia akan pensiun dari politik aktif untuk selamanya.

Senator Luis Alberto Heber merujuk pada desas-desus bahwa Mujica mundur justru untuk mencalonkan diri sebagai presiden untuk kedua kalinya pada 2019 nanti.

Sementara itu di media sosial sejumlah penayangannya mengatakan dia seharusnya meminta maaf atas apa yang dilakukannya saat menjadi anggota kelompok pemberontak sayap kiri bersenjata Tupamaros pada 1960an dan 1970-an.

Trump sebut mantan penasihatnya “anjing” dan “sinting”

Trump sebut mantan penasihatnya “anjing” dan “sinting” – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyebut seorang perempuan mantan penasehatnya yang baru dipecat sebagai “anjing”, “sinting”, dan “manusia rendah”.

Kata-kata itu muncul ketika Trump merilis ciutan merujuk Omarosa Manigault Newman, perempuan kulit hitam yang pernah menjadi penasihatnya di Gedung Putih.

“Ketika Anda memberikan manusia rendah yang sinting dan menangis sebuah kesempatan dan memberikannya pekerjaan di Gedung Putih, saya kira itu tidak berhasil. Kerja bagus Jenderal (John) Kelly karena cepat memecat anjing itu!”.

Yang jadi perkara adalah buku bertajuk Unhinged karya Omarosa yang mengungkap berbagai hal semasa ia bekerja untuk Trump di Gedung Putih. Dalam buku tersebut Omarosa menulis bahwa Trump mengalami kemunduran mental. Dia juga mengklaim punya rekaman bahwa Trump pernah memakinya dengan kata ‘Negro’ sewaktu tampil dalam acara televisi The Apprentice.

Meski demikian, Trump dengan terang membantah klaim Omarosa. “Saya tidak punya kata itu dalam kamus saya, dan tidak akan pernah”, cuit Trump.

Perseteruan antara Trump dan Omarosa kini masuk babak baru setelah seorang pejabat senior dari tim kampanye Trump mengirim pernyataan kepada media-media di AS berisi penegasan bahwa mereka akan menempuh jalur hukum.

“Donald J. Trump for President, Inc. telah mengajukan kasus terhadap Manigault Newman bersama Asosiasi Arbitrase Amerika di New York atas pelanggaran kesepakatan kerahasiaan dengan tim kampanye Trump pada 2016”.

“Presiden Trump amat dikenal karena memberi peluang kepada masyarakat untuk maju dalam karier dan kehidupan mereka selama berpuluh tahun, tapi salah adalah salah, dan pelanggaran langsung sebuah kesepakatan harus ditangani dan pelanggarannya harus bertanggung jawab”.

Omarosa Manigault Newman menyatakan dalam sejumlah wawancara bahwa dia tidak pernah menandatangani kesepakatan ketika mulai bekerja di Gedung Putih. Namun, belum jelas apakah dia pernah meneken perjanjian saat bergabung dengan tim kampanye Trump.

“Saya tidak akan dibungkam”, kata Omarosa kepada kantor berita Associated Press, setelah tuntutan kepadanya diajukan pada Selasa (14/8). “Saya tidak akan dirundung oleh Trump”, imbuhnya.

Tabrakan dekat gedung parlemen Inggris

Tabrakan dekat gedung parlemen Inggris – Seorang pria telah ditahan setelah sebuah mobil menabrak pembatas di luar Gedung Parlemen Inggris, Kota London, Selasa (14/8) pagi waktu setempat. Sejumlah pejalan kaki menderita cedera akibat insiden ini, menurut kepolisian London.

Peristiwa yang terjadi pada pukul 07.37 itu memicu pengerahan polisi besar-besaran di sekitar kawasan parlemen. Adapun jalan-jalan di Millbank, Parliament Square, dan Victoria Tower Gardens telah ditutup untuk sementara.

Wartawan dari BBC, Callum May, melaporkan bahwa kawasan Parlemen telah dikelilingi dengan pita biru milik kepolisian.

Ada sekelompok petugas bersenjata di dekat parlemen. Tim medis sedang menangani sekelompok orang yang duduk di lantai di luar Istana Westminster. Mereka dibungkus selimut perak. Seorang saksi mata, yang menolak membeberkan namanya, mengaku menyaksikan sebuah mobil menabrak kerumunan pengendara sepeda dan menuju pembatas di luar Istana Westminster. Orang itu mengatakan aksi pengemudi tampak disengaja.

Seorang saksi mata bernama Ewalina Ochab memaparkan, “Saya pikir itu tampak disengaja. Mobil tersebut meluncur dengan cepat menuju pembatas. Saya sedang berjalan di seberang jalan. Saya mendengar keributan dan seorang menjerit. Saya berbalik dan melihat mobil perak meluncur sangat cepat dekat pembatas, mungkin sampai ke trotoar”.

Berbagai foto yang ditampilkan di media sosial memperlihatkan seorang pria diborgol dan digiring menjauh dari mobil tabrakan.

Pada 2017 lalu, seorang lelaki melakukan serangan dengan menabrakkan mobil di Jembatan Westminster, dekat Gedung Parlemen di pusat kota London, menewaskan sedikitnya dua pejalan kaki dan melukai sejumlah orang.

Sejak serangan bunuh diri pada tahun 2005, polisi berlatih bagaimana mereka akan menghadapi situasi serupa jika terjadi kembali. Rencana-rencana tersebut telah berulang kali ditingkatkan, khususnya setelah serangan di Mumbai pada tahun 2008 dan kejadian mengerikan yang terjadi di Paris, Nice dan tempat lainnya.

Bagian dari pelatihan itu adalah bagaimana menghadapi si penyerang dan sebagaian lainnya adalah bagaimana mengatur agar kota tetap berjalan normal.

Turki tuduh AS ‘tikam dari belakang’ di tengah anjloknya mata uang

Turki tuduh AS ‘tikam dari belakang’ di tengah anjloknya mata uang – Amerika Serikat menerapkan sanksi terhadap Turki minggu lalu atas penolakan negara itu mengekstradisi penceramah Amerika yang dipenjara di sana. Sanksi itu menyebabkan pasar anjlok dan bank sentral telah berusaha mengambil sejumlah langkah menenangkan pasar namun tak berhasil.

Erdogan mengatakan dalam jumpa pers di ibu kota Ankara. “Anda bertindak di satu sisi sebagai mitra strategis namun di pihak lain, Anda melepaskan tembakan ke kaki mitra strategismu”. “Kita bersama di NATO dan Anda mencoba menikam mitra strategismu dari belakang”.

Langkah meredakan gejolak ekonomi Turki gagal dan sengketa negara itu dengan Amerika Serikat semakin dalam.

Mata uang lira dan pasar modal Turki anjlok di tengah semakin parahnya krisis akhir minggu lalu. Erdogan mengatakan jatuhnya lira adalah hasil dari adanya satu upaya dan bukan akibat kondisi ekonomi.

Kementerian Dalam Negeri Turki mengatakan akan mengambil langkah hukum terhadap 346 akun sosial media yang mengunggah komentar tentang melemahnya lira dengan cara “provokatif”.

Sengketa bermula dari penolakan membebaskan pastur Amerika Andrew Brunson. Dia ditahan selama hampir dua tahun dan dituduh terkait dengan organisasi pekerja Turki yang dilarang dan juga gerakan Gulenis, yang dituding Turki berada di balik kudeta yang gagal pada 2016.

Presiden Turki marah karena Amerika tidak mengambil langkah lebih tegas terhadap gerakan Gulenis dan AS juga menolak mengekstradisi Fethullah Gulen yang tinggal di Pennsylvania.

AS mendukung kelompok pemberontak Kurdi yang memerangi Kelompok ISIS di Suriah Utara dan fakta ini menambah kesulitan hubungan kedua negara. Turki juga berupaya memerangi pemberontakan Kurdi di negara itu.

Erdogan juga sekarang lebih dekat dengan Rusia. Turki adalah anggota NATO dan Rusia adalah ancaman nomor satu NATO. Organisasi itu harus membela anggota yang diserang.

NATO menggunakan pangkalan udara Incirlik di Turki untuk memerangi ISIS dan di dalam negeri Erdogan ditekan untuk menutup pangkalan tersebut.

Lira mencapai titik terendah Jumat lalu (10/08) saat Presiden AS Donald Trump menyepakati meningkatkan tarif untuk baja dan almunium Turki setelah negara itu menolak membebaskan pastur Amerika.

Pencurian Pesawat Seattle

Seorang pria mencuri pesawat penumpang kosong dari bandara Seattle dan kemudian jatuh itu adalah seorang pekerja maskapai penerbangan dengan akses penuh di bandara, kata pihak berwenang.

Pria berusia 29 tahun tersebut bekerja untuk maskapai Horizon Air selama lebih dari tiga tahun, bertugas merapikan pesawat dan memuat tas.

Pria yang diidentifikasi sebagai Richard Russel, mengemudikan pesawat dan lepas landas pada hari Jumat, memaksa bandara menutup sementara layanannya sementara jet tempur melakukan pengejaran.

Setelah membuat “manuver luar biasa” dalam penerbangan berdurasi 90 menit, pesawat jatuh di Pulau Ketron, daerah minim populasi di Puget Sound, Richard Russel tewas.

Mike Ehl, Direktur Operasi Penerbangan di bandara mengatakan pria itu “memiliki akses yang sah” ke pesawat dan “tidak ada pelanggaran keamanan yang dilakukan”. CEO Alaska Airlines Brad Tilden mengatakan pesawat tidak memiliki kunci pintu atau kunci kontak dan bahwa langkah-langkah keamanan bandara lainnya membuat mereka tetap aman.

Gary Beck, CEO Horizon Air, mengatakan bahwa “sepengetahuan kami, dia tidak memiliki lisensi pilot” dan dia tidak tahu bagaimana orang itu mendapatkan keterampilan untuk menerbangkan “mesin rumit” seperti itu.

Juru bicara FBI Ayn S Dietrich-Williams mengatakan para agen bekerja dengan dewan keselamatan transportasi dan kelompok lain untuk memproses lokasi kecelakaan di Pulau Ketron.

Pesawat turbopop bermesin ganda Bombardier Q400 dengan kapasitas penumpang 76 kursi itu dimiliki oleh Horizon Air, lepas landas dari Seattle-Tacoma Internasional Airport pada Sabtu (11/8) pukul 19.32 waktu setempat.

Para pejabat mengatakan pria itu menggunakan traktor untuk pertama-tama mengarahkan pesawat 180 derajat dari lokasi perawatan ke posisi yang benar di landasan supaya bisa lepas landas.

Setelah lepas landas, ia melakukan setidaknya satu manuver dramatis, menukikan pesawat hanya beberapa meter di air sebelum mendapatkan ketinggian lagi.

Komando Pertahanan Udara Amerika Utara (Norad) mengeluarkan penyataan yang mengatakan bahwa dua jet tempur F15 diluncurkan dari Portland untuk mencegatnya. Norad mengatakan F15 bekerja untuk mengarahkan pesawat keluar di atas Samudra Pasifik ketiak jatuh di ujung selatan Pulau Ketron.

Polisi Rumania Bentrok Dengan Demonstran Anti-Pemerintah

Polisi Rumania Bentrok Dengan Demonstran Anti-Pemerintah – Sekitar 30.000 hingga 50.000 orang, termasuk ekspatriat turun ke jalan untuk melakukan demonstrasi, laporan media mengatakan.

Beberapa pengunjuk rasa di ibukota Burcharest melemparkan botol dan potongan trotoar, sementara polisi menggunakan gas air mata, semprotan merica dan bahkan meriam air.

Sekitar 100 membutuhkan perawatan medis dan 10 polisi terluka, kata dinas darurat.

Sekelompok pengunjung rasa mencoba masuk ke gedung pemerintah di Bucharest, tetapi ditahan oleh pasukan kemanan polisi. Yang lainnya mengibarkan bendera EU dan Rumania dan meneriakkan slogan-slogan.

Para pengunjuk rasa menuntut pengunduran diri pemerintah, keberatan dengan upaya pelemahan peradilan yang dilakukan Partai Demokrat Sosial (PSD) yang berkuasa, serta upah rendah dan korupsi yang mengakar di negara itu.

Ini merupakan puncak dari aksi protes terhadap PSD yang sudah terjadi selama berbulan-bulan.

Pada bulan Juli, Presiden Klaus Iohannis menyetujui pemecatan jaksa anti-korupsi Laura Codruta Kovesi, yang telah memimpin penyelidikan terhadap politisi lokal dan nasional yang terlibat korupsi.

Presiden Iohannis berada di bawah tekanan besar dari PSD untuk menyetujui pemecatannya.

Sekitar 150.000 massa berkumpul di Bucharest tahun lalu setelah pemerintah mengeluarkan keputusan yang dapat membebaskan mereka yang dipenjara atas tuduhan korupsi.

Banyak ekspatriat asal Rumania juga turut bergabung dalam aksi ini.

Ileana Anghel melakukan perjalanan jauh dari rumahnya di Spanyol bersama suaminya untuk ambil bagian.

“Kami ingin melihat jalan-jalan modern dan sekolah-sekolah, dan di atas segalanya tidak perlu membayar suap ke kiri dan kanan”, katanya kepada AFP.

Vlad yang berusia enam puluh tahun terbang kembali ke Rumania dari New York, tempat dia tinggal selama 30 tahun. “Korupsi dan penggelapan yang menguntungkan kelas penguasa adalah apa yang mengganggu saya”, kata Vlad kepada kantor berita yang sama.

Menurut Bank Dunia, hingga seperempat penduduk Rumania – antara tiga dan lima juga orang – tinggal dan bekerja di luar negeri, mengirim kembali sekitar USD 5 miliar atau sekitar Rp. 72 triliun ke salah satu negara paling tidak berkembang di Uni Eropa ini.

Masjid besar di Cina hendak dirubuhkan, jemaah menghadang aparat

Masjid besar di Cina hendak dirubuhkan, jemaah menghadang aparat – Ratusan Muslim di provinsi Ningxia, di bagian barat Cina berusaha menghalangi pihak berwenang yang bermaksud merubuhkan masjid mereka.

Para pejabat mengatakan bahwa Masjid Agung Wiezhou yang baru selesai dibangun di provinsi itu belum mendapat izin pembangunan yang memadai. Tetapi para jamaah masjid menolak untuk mundur. Seorang warga mengatakan mereka “tidak akan membiarkan pemerintah menyentuh masjid itu”.

Di Cina terdapat sekitar 23 juta Muslim dan kehadiran Islam di provinsi Ningxia cukup menonjol sejak berabad-abad. Namun, menurut kelompok-kelompok hak asasi manusia, belakangan ini sikap kecurigaan dan tekanan terhadap Muslim di Cina makin meningkat.

Pada tanggal 3 Agustus, otoritas setempat memasang pemberitahuan bahwa masjid akan “dibongkar paksa” karena tidak mendapat izin perencanaan dan konstruksi yang di perlu kan.

Pemberitahuan itu disebarkan secara online di antara komunitas etnis Hui yang beragama Islam, laporan kantor berita Reuters.

Banyak yang mempertanyakan mengapa pihak berwenang tidak menghentikan pembangunan mesjid yang berlangsung dua tahun itu, jika tidak memberika izin yang relevan.

Pada hari Kamis (9/8), para jamaah melancarkan protes di luar masjid dan berlanjut hingga Jumat. Gambar-gambar yang beredar di media sosial Cina menunjukkan kerumunan orang berkumpul di luar gedung putih besar yang memiliki beberapa menara dan kubah yang menjulang.

Seorang warga mengatakan perundingan antara komunitas Hui dan pemerintah mencapai jalan buntu. Masih belum jelas apakah rencana untuk mulai membongkar masjid pada hari Jumat ini tetap berlangsung atau apakah kompromi telah tercapai.

Seorang pejabat dari lembaga Islam setempat mengatakan bahwa sebetulnya masjid itu tidak akan dibongkar seluruhnya. Dia mengatakan kepada Reuters bahwa pemerintah hanya menginginkan struktur “diubah untuk mengurangi skalanya”.

Belum ada komentar sejauh ini di media pemerintah Cina tentang kasus ini.

Konstitusi Cina di atas kertas menjamin kebebasan beragama, tetapi dalam praktiknya kegiatan keagamaan masih tetap dikontrol ketat. Gereja-gereja Kristen misalnya, pernah dipaksa untuk mencabut salib dari atap-atap gereja karena pemerintah menganggap simbol itu melanggar aturan perencanaan.

Dalam beberapa tahun terakhir, para pejabat jadi lebih waspada terhadap pengaruh agama asing dan gereja-gereja rumahan tidak resmi yang terhubung dengan misi luar negeri, menjadi sasaran khusus.

Sementara Muslim Hui umumnya telah terintegrasi dengan baik dan dibiarkan bebas mempraktekkan agama mereka, Muslim Uighur di provinsi Xinjiang Barat menghadapai tekanan pemerintah yang terus meningkat.

Serangan koalisi Arab Saudi terhadap bus tewaskan 29 bocah

Serangan koalisi Arab Saudi terhadap bus tewaskan 29 bocah – Setidaknya 29 anak tewas terbunuh dan 30 lainnya luka dalam sebuah serangan udara di Yaman yang dilancarkan koalisi militer pimpinan Arab Saudi, kata Palang Merah Internasional.

Anak-anak itu sedang dalam perjalanan menumpang sebuah bus ketika mereka jadi sasaran serangan di sebuah pasar di Dahyan, Provinsi Saada.

Kementerian Kesehatan yang dijalankan oleh kalangan pemberontak Houthi menyebutkan jumlah korban tewas sebanyak 43 dan 61 orang terluka.

Koalisi Saudi yang mendukung pemerintah Yaman dalam perang dengan suku Houthis berkilah bahwa tindakan mereka adalah “absah” dan menegaskan tidak pernah secara sengaja menyasar warga sipil. Tetapi berbagai kelompok hak asasi manusia menuduh Saudi membom pasar, sekolah, rumah sakit dan pemukiman.

Sementara itu utusan khusus PBB yang baru untuk Yaman, mantan diplomat Inggris Martin Griffiths, berencana mengundang pihak-pihak yang bersengketa untuk melakukan pembicaraan di Jenewa September mendatang untuk membahas kerangka kerja perundingan.

Jika konflik itu tidak terselesaikan, Yaman bisa ambruk dan tampak sebagai “Suriah-plus” di tahun-tahun mendatang. Perang di Yaman juga semakin lama berlangsung akan menjadi lebih rumit. Akan makin banyak kepentingan internasional dan perpecahan, Yaman akan makin terpecah belah dan akan lebih sulit untuk diselesaikan, padahal sekarang saja sudah begitu sulit,

Para tetua suku Yaman mengatakan kepada Associated Press bahwa bus itu dihantam ketika melintasi pasar Dahyan. Bus itu kata mereka mengangkut puluhan warga sipil setempat dan sejumlah besar anak sekolah.

Lembaga sosial Save the Children mengatakan, menurut staff mereka, anak-anak itu sedang dalam perjalanan pulang dari sebuah piknik untuk kembali ke sekolah. Kendaraan itu sedang tak bergerak ketika terjadi serangan, karena sopir bus sedang mengambil minuman.

Palang Merah Internasional, ICRC mengatakan sebuah rumah sakit yang mereka dukung di Saada telah menerima 29 mayat anak, semuanya di bawah usia 15 tahun dan merawat 48 orang yang terluka, diantaranya 30 anak-anak.

TV Al-Masirah yang dikelola kalangan Houthi melaporkan bahwa 47 orang tewas dan 77 terluka, dan menyiarkan gambar-gambar mengerikan yang menunjukkan jasad sejumlah anak belia, beberapa di antaranya mengenakan seragam sekolah.