Jarum Suntik hingga Gunting, Isi Koper Tim Pembunuh Khashoggi

Jarum Suntik hingga Gunting, Isi Koper Tim Pembunuh Khashoggi

Isi koper anggota ‘tim’ yang dikirim dari Arab Saudi untuk membunuh jurnalis Jamal Khashoggi akhirnya terungkap, mencakup berbagai alat, mulai dari jarum suntik hingga gunting.

Barang bawaan ini terungkap dalam pemberitaan salah satu harian Turki, Daily Sabah.

Rincian itu terungkap setelah aparat memeriksa bagasi yang dibawa oleh tim Saudi tersebut saat terbang dari Istanbul ke Riyadh pada 2 Oktober lalu, tepat di hari ketika Khashoggi dilaporkan menghilang.

Lihat juga: Terungkap, Ucapan Terakhir Khashoggi Sebelum Dibunuh

Berdasarkan laporan yang dikutip AFP itu, koper tersebut berisi 10 telepon genggam, lima walkie-talkie, dua jarum suntik, dua defibrillator, perangkat jamming, stapler, dan gunting.

Sebelumnya, aparat Turki juga mengungkap isi rekaman suara yang diduga menangkap momen ketika Khashoggi dibunuh di dalam gedung konsulat Arab Saudi di Istanbul pada 2 Oktober lalu.

“‘Saya tercekik. Lepaskan kantong plastik ini dari kepala saya. Saya klaustrofobia,’ konon kalimat tersebut merupakan kata-kata terakhir Khashoggi,” ucap Kepala Departemen Investigasi Turki, Nazif Karaman, kepada Daily Sabah seperti dikutip Sputnik, Senin (12/11).

The New York Times juga mengutip seorang sumber yang mengaku sudah mendengar rekaman suara terkait pembunuhan Khashoggi.

Lihat juga: Turki Bagi Rekaman Pembunuhan Khashoggi ke Saudi dan AS

Salah satunya mereka suara ketika orang yang diduga pemimpin operasi pembunuhan Khashoggi, Maher Abdulaziz Mutreb, melaporkan bahwa misi mereka sudah berhasil.

Dalam rekaman tersebut, Mutreb terdengar mengangkat telepon di konsulat dan bertutur, “Katakan kepada bos Anda” bahwa operasi sudah rampung.

Para intelijen Turki mengatakan kepada pejabat AS bahwa mereka percaya Mutreb saat itu sedang berbicara dengan salah satu staf terdekat Putra Mahkota Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman.

Intelijen AS sendiri meyakini bahwa sebutan “bos Anda” merujuk langsung pada Pangeran Mohammed.

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, juga mengatakan bahwa perintah untuk membunuh Khashoggi berasal dari pejabat tinggi di kerajaan Arab Saudi.

Erdogan juga mengatakan bahwa ia sudah memberikan rekaman pembunuhan Khashoggi kepada pihak-pihak yang menginginkannya.

Lihat juga: Pemimpin Negara Peringati Seabad Perang Dunia 1

Menurut Erdogan, rekaman itu sangat menjijikan hingga membuat seorang petugas intelijen Saudi terkejut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar