Terungkap, Ucapan Terakhir Khashoggi Sebelum Dibunuh

Terungkap, Ucapan Terakhir Khashoggi Sebelum Dibunuh

Ucapan terakhir Jamal Khashoggi, wartawan pengkritik Raja Salman, sebelum dibunuh di dalam gedung konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki, akhirnya terungkap.

Kepala Departemen Investigasi Turki, Nazif Karaman, untuk pertama kalinya mengungkap sejumlah detail rekaman suara tersebut yang diduga berisi percakapan saat pembunuhan Khashoggi berlangsung.

Lihat juga: Turki Bagi Rekaman Pembunuhan Khashoggi ke Saudi dan AS

“‘Saya tercekik. Lepaskan kantong plastik ini dari kepala saya. Saya klaustrofobia,’ konon kalimat tersebut merupakan kata-kata terakhir Khashoggi,” ucap Karaman kepada Daily Sabah seperti dikutip Sputnik, Senin (12/11).

Ucapan tersebut diungkap setelah Presiden Recep Tayyip Erdogan pada Sabtu (10/11) mengatakan Turki telah membagikan rekaman suara ketika Khashoggi dibunuh ke sejumlah negara seperti Saudi, Amerika Serikat, Jerman, Inggris, dan Perancis.

Karaman mengatakan Khashoggi tewas akibat dicekik tak lama setelah memasuki gedung konsulat pada 2 Oktober lalu.

Dilansir Al Jazeera, dia menuturkan koresponden The Washington Post itu tewas setelah kepalanya dibungkus kantong plastik.

Karaman menuturkan pembunuhan Khashoggi berlangsung selama tujuh menit saja, merujuk pada rekaman suara yang ia dengar.

Selain itu, “tim eksekusi” yang disebut terdiri dari 15 orang menutupi lantai gedung konsulat dengan kantok plastik sebelum memotong-motong jasad Khashoggi.

Menurut Karaman, pembunuhan itu memakan waktu sekitar 15 menit dan dipimpin oleh Salah al-Tubaigy, ahli forensik Saudi.

Lihat juga: Pemimpin Negara Peringati Seabad Perang Dunia 1

Pernyataan Karaman muncul setelah kepolisian Turki memutuskan mengakhiri pencarian jasad Khashoggi. Meski begitu, seorang sumber mengatakan penyelidikan pembunuhan pria 60 tahun itu tetap berlangsung.

Jejak cairan asam tersebut ditemukan di kediaman konsul jenderal Saudi di Istanbul, yang tak jauh dari gedung konsulat. Temuan itu memperkuat dugaan bahwa jasad Khashoggi dihancurkan dengan cairan asam setelah dimutilasi.

Lebih lanjut, Daily Sabah akan segera merilis sejumlah gambar berisi alat-alat yang dipakai tim eksekusi untuk membunuh Khashoggi.

Koran tersebut juga akan merilis sejumlah rekaman yang menyimpan momen-momen terakhir Khashoggi sebelum dibunuh.

Hingga kini, pembunuhan Khashoggi masih menjadi teka-teki bagi Turki, di mana kepolisian belum mengetahui keberadaan jasad wartawan itu.

Sementara itu, Saudi masih menjadi sorotan dunia internasional akibat kasus ini. Meski sempat membantah, Riyadh akhirnya mengaku bahwa Khashoggi tewas di dalam gedung konsulatnya tersebut.

Namun, Saudi membantah terlibat dalam pembunuhan yang dianggap negara kerajaan itu dilakukan oleh pejabat di luar kewenangan mereka.

Lihat juga: Cara Menghindari Pencurian Data

Saudi berjanji akan mengadili seluruh pihak yang terlibat pembunuhan Khashoggi. Sejauh ini, sedikitnya 18 orang telah ditangkap Saudi karena diduga terlibat konspirasi pembunuhan tersebut. Mereka juga memecat lima pejabat senior terkait insiden ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar