Prancis Ancam Sanksi Jika Saudi Terbukti Membunuh Khashoggi

RI-Saudi Bertemu, Disebut Akan Bahas Kasus Khashoggi

Pemerintah Prancis menyatakan bakal memberikan sanksi terhadap Arab Saudi, jika terbukti dalam pembunuhan wartawan The Washington Post dan kritikus kerajaan, Jamal Khashoggi.

“Kami akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan terhadap mereka yang bertanggung jawab,” kata Menteri Luar Negeri Prancis, Jean Yves Le Drian, dikutip Reuters, Kamis (1/10).

Lihat juga: Kasus Khashoggi, Jaksa Agung Saudi Temui Intelijen Turki

Perancis telah meminta Arab Saudi untuk mengungkap kematian Khashoggi secara gamblang.

“Selama mereka yang bertanggung jawab dan keadaan di sekitar pembunuhan tidak dipublikasikan dan dievaluasi, kami akan terus menuntut kebenaran,” kata dia kepada stasiun radio lokal, RTL.

Perancis merasa selama ini Arab Saudi terus menerus memberikan penjelasan berbeda-beda mengenai pembunuhan Khashoggi. Saudi juga berjanji akan terus melakukan identifikasi orang-orang di balik pembunuhan dan akan menghukum mereka. Namun, hingga kini hasilnya masih nihil.

“Sejauh ini, kita masih belum mendapatkannya.”

Lihat juga: Kronologi Kasus Tuti Hingga Dieksekusi Mati di Saudi

Tidak hanya Perancis, berbagai negara Barat juga terus menekan Arab Saudi terkait kasus ini. Jerman juga mengancam akan menghentikan penjualan senjata ke Riyadh jika terlibat pembunuhan ini.

“Saya pikir kita harus menunggu penyelidikan untuk menemukan pelakunya,” kata dia.

Arab Saudi merupakan salah satu pembeli terbesar dalam hal senjata, produk mewah dan ekspor lainnya terhadap Perancis. Namun, Le Drian berkelit menyatakan volume pembelian Arab Saudi hanya 7 persen dari keseluruhan ekspor senjata dari Perancis.

“Kami tidak bergantung pada Arab Saudi dalam hal itu,” kata Le Drian.

Khashoggi menghilang setelah memasuki konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober lalu. Hingga kini, keberadaannya masih belum ditemukan dan masih dalam proses penyelidikan.

Lihat juga: Mengintip Kecanggihan Kabin BMW

Arab Saudi telah mengakui bahwa Khashoggi terbunuh di konsulat mereka. Sejak saat itu, rezim Putra Mahkota, Mohammed bin Salman telah memicu kecaman dari dunia internasional dan membuat Arab Saudi. Sebab selama ini Khashoggi dikenal rajin mengkritik Raja Salman dan Mohammed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar