Serangan Israel di Gaza Tewaskan Dua Anggota Hamas

Serangan Israel di Gaza Tewaskan Dua Anggota Hamas – Otoritas Palestina di Jalur Gaza melaporkan sebuah serangan udara Israel menewaskan dua anggota Hamas, Israel melancarkan serangan ke Gaza setelah sejumlah tembakan dilepaskan ke arah tentaranya di perbatasan.

Sayap militan Hamas, Brigade Ezzedine al-Qassam, memastikan kedua pria yang tewas itu adalah prajuritnya bernama Ahmed Murjan dan Abdel Hafez al-Silawi. Sejumlah sumber Palestina menyebut serangan Israel itu terjadi di utara Jalur Gaza. Mereka menyebut serangan itu diluncurkan oleh pesawat nirawak atau drone Israel.

Merujuk pada insiden yang sama, pernyataan tertulis militer Israel menyatakan serangan itu dilakukan sebagai balasan setelah sejumlah tembakan dilontarkan dari sisi Hamas ke arah Israel di perbatasan. Dalam pernyataannya itu militer Israel mengatakan serangan dilakukan menggunakan tank-tank mereka.

Dikutip AFP, sebuah video yang didistribusikan tentara Israel menunjukkan sebuah tank menyerang pos-pos militar di Gaza, wilayah yang masih dikuasai Hamas-salah satu fraksi besar Palestina yang selama ini dianggap pemerintah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sebagai teroris.

Militer Israel mengatakan siap “menyerang agresi apapun terhadap Israel dan menganggap Hamas bertanggung jawab atas semua yang terjadi di Jalur Gaza”. Dalam penyataaan itu, militer Israel menegaskan tidak personelnya yang terluka dalam penyerangan tersebut.

Dalam pernyataannya, Hamas memperingatkan bahwa Israel akan membayar setiap serangan yang diarahkan terhadapnya. “Perlawanan tidak bisa membiarkan pendudukan untuk memberlakukan kebijakan pengeboman lokasi-lokasi dan penargetan para petempur tanpa membayar harganya,” tegas Hamas.

Serangan Israel menambah tegang Jalur Gaza selama beberapa bulan terakhir. Ketegangan di sepanjang perbatasan Jalur Gaza terus memanas sejak akhir Maret lalu ketika warga Palestina meluncurkan demonstrasi besar-besaran memproses pendudukan Israel. Ketegangan di Jalur Gaza juga diperparah ketika ribuan warga Palestina memprotes peresmian Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Israel di Yerusalem.

Sejak protes anti-Israel berlangsung pada Maret lalu, setidaknya 160 warga Palestina dilaporkan tewas ditembak tentara Israel. Sementara itu, satu tentara Israel dilaporkan tewas oleh penembak jitu Palestina.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar