Siap Rilis, Kenapa Strategi Promo 'Antologi Rasa' Pakai Cara Konvensional?

Siap Rilis, Kenapa Strategi Promo ‘Antologi Rasa’ Pakai Cara Konvensional? – Rumah produksi Soraya Intercine Film siap merilis film Antologi Rasa yang diadaptasi dari novel berjudul sama karya Ika Natassa. Untuk mengetuk rasa penasaran penonton, mereka mulai giat melakukan promosi.

Di beberapa kota tampak terpasang banner berupa gambar poster film arahan Rizal Mantovani ini. Banner tersebut dipasang di titik-titik strategis seperti pinggir jalan raya, juga langit-langit pusat perbelanjaan.

Pemakaian banner yang konvensional rupanya disengaja untuk membangun awareness bagi penonton usia dewasa. Di mana rata-rata mereka jarang menggunakan media sosial.

“Kita percaya penonton di daerah harus dibangun awareness-nya karena tidak semua promo bisa dijangkau. Banyak production house pakai media sosial, tapi range penonton itu tidak hanya generasi milenial saja, ada generasi di atas itu yang usianya lebih luas. Dengan banner ini sasaran untuk penonton adult,” jelas Dian Sasmita selaku co producer saat jumpa pers di kantor Soraya Intercine Films, kawasan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, beberapa hari yang lalu.

Baca juga: Isyana Curi Perhatian Di ‘Milly & Mamet’, Ernest Prakasa Bakal Ajak Main Film Lagi?

Selain cara konvensional, Soraya Intercine Films juga gunakan cara kekinian yakni promo melalui media sosial baik itu Facebook, Instagram maupun Twitter. Juga melalui televisi agar semakin bisa diketahui banyak orang.

“Bagaimana pun rumusan promo, kita bicara media sosial untuk zaman sekarang dan itu sudah kita lakukan sejak sebelum film akan syuting. Kita juga promo di TV dan posternya sudah naik di beberapa billboard,” imbuhnya.

Novel dan film adalah dua hal yang berbeda. Maka ketika akhirnya novel Antologi Rasa diadaptasi, Ika Natassa paham untuk tidak terlalu banyak membatasi karena ia memang tak mau filmnya sama dengan novelnya.

Baca juga: Lanjutkan Film ‘Si Doel The Movie’, Rano Karno Libatkan Mak Nyak Lebih Banyak

“Saat proses adaptasi, aku bilang ke produser kita perlu bikin film yang plek dengan buku, cukup sampaikan rasanya. Yang ingin kita sampaikan adalah rasa orang saat teraduk-aduk pas baca bukunya itu gimana,” tutur Ika di tempat yang sama.

Adaptasi Antologi Rasa dibintangi wajah baru yakni Carissa Perusset sebagai tokoh utama bernama Keara. Selain itu ada Herjunot Ali sebagai Harris Risjad, Refal Hady sebagai Ruly, Atikah Suhaime sebagai Denise dan Angel Pieters sebagai Dinda.

Drama romantis rilis 14 Februari 2019 ini berkisah tentang persahabayan Keara, Rult dan Harris yang berawal dari teman satu kantor. Masalah bermula ketika Keara menyimpan rasa pada Ruly, sementara Harris juga diam-diam menyimpan rasa pada Keara. Kepada siapakah hati Keara berlabuh?

Baca juga: Manakah yang Lebih Baik Antara Diet Rendah Lemak atau Karbohidrat?


Category: Film

About the Author


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Skip to toolbar