Sinopsis Film ‘Dancing In The Rain’, Cinta Dan Persahabatan Yang Tak Kenal Batasan – Sejak Banyu (Dimas Anggara) masih kecil, Eyang Uti (Christine Hakim) sudah mengetahui ada yang berbeda darinya. Ditelantarkan begitu saja oleh kedua orangtuanya membuat Eyang Uti mengemban tanggung jawab besar untuk mendidik bocah spesial tersebut sebaik mungkin. Sampai akhirnya Eyang Uti mengetahui bahwa Banyu adalah pengidap sindrom Spectrum Autisme, salah sati kondisi yang mengganggu perkembangan komunikasi dan interaksi sosial anak.

Namun hal itu tak lantas membuat Eyang Uti patah semangat. Dengan penuh kesabaran, Eyang Uti mengajarkan cucunya kejujuran dan kasih sayang. Hal itu pun selalu diterapkan oleh Banyu hingga ia beranjak remaja.

Baca juga: Dilan 1990 Diputar Di Korea Indonesia Film Festival 2018, Iqbaal Ramadhan Bangga

Banyu sangat beruntung karena dikelilingi oleh orang-orang yang mencintainya apa adanya. Selain Eyang Uti, ada pula sosok Radin (Deva Mahenra) dan Kinara (Bunga Zainal) yang sidah bersahabat dan melindunginya sejak kecil. Sampai akhirnya rumbuh rasa cinta di hati Radin dan Kinara.

Seiring dengan proses tumbuh dewasa ketiganya, persahabatan mereka pun lambat laun mulai diuji kesetiaannya. Kira-kira ujuan seperti apa yang akan mereka bertiga hadapi? Dan mampukah Banyu bertahan di tengah keras dan kejamnya dunia?

Dimas Anggara Sempat Ketakutan

Aktor Dimas Anggara dipercaya memerankan karakter penyandang spectrum autis bernama Banyu dalam film Dancing In The Rain. Hal tersebut sempat membuatnya takut apabila salah menafsirkan seperti apa gerak atau sifat penyandang autis.

“Saya sebenarnya agak takut bermain film ini ya. Tapi selama syuting saya didampingi psikolog yang memang dia memegang anak autis. Setiap melakukan body language tertentu saya diberitahu,” kata Dimas saati ditemui di Cibinong City Mall, Jakarta Barat.

Chemistry Dimas Anggara dan Bunga Zainal

Selama syuting, interaksi antara Dimas dan Bunga sudah seperti sahabat dekat. Bahkan ketika Dimas membocorkan jika Bunga hobi makan, hal sebaliknya dibocorkan istri produser Sukhdev Singh tersebut.

“Dia suka makan, suka bawa makanan ke lokasi, dia yang bikin orang yang lagi program diet khususnya saya jadi susah,” lontar Dimas.

Bunga menimpali, “DIa yang suka jajan. Kalau ada tukang jajan lewat kayak bakso, batagor, pasti diberhentiin. Deva yang lagi diet aja kita sodorin malah minum kopi doang,” elak wanita berusia 31 tahun tersebut.

Dimas, Deva dan Bunga Jadi Sahabat Beneran

Bunga Zainal, Dimas Anggara dan Deva Mahenra mendapat peran besar dalam film Dancing In The Rain besutan Rudi Aryanto ini. Tak heran demi menampilkan chemistry sempurna, mereka sering kumpul bersama di sela syuting.

“Akting Dimas sama Deva itu lebih jago dari aku, karena adengan aku lebih banyak sama mereka, kita bertiga selalu dikasih kesempatan bareng. Mulai dari reading sampai di lokasi sebisa mungkin kita ngobrol,” cerita Bunga.

Baca juga: 30 Tahun Berlalu, Film ‘Pet Sematary’ Karya Stephen King Resmi Dibuat Remake


Category: Film

About the Author


2 Responses to Sinopsis Film ‘Dancing In The Rain’, Cinta Dan Persahabatan Yang Tak Kenal Batasan

  1. […] Baca juga: Sinopsis Film ‘Dancing In The Rain’, Cinta Dan Persahabatan Yang Tak Kenal Batasan […]

  2. […] Baca juga: Sinopsis Film ‘Dancing In The Rain’, Cinta Dan Persahabatan Yang Tak Kenal Batasan […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Skip to toolbar