3 Desain Cafe Unik Dengan Bujet Minimalis

3 Desain Cafe Unik Dengan Bujet MinimalisTidak dapat dipungkiri jika modal yang besar selalu menyertai dalam sebuah bisnis. Demikian pula saat Anda ingin mencoba membuka cafe, modal yang dibutuhkan tidaklah sedikit. Namun jangan berkecil hati untuk Anda yang memiliki bujet terbatas. Modal minimalis tidak berarti keinginan Anda membuka usaha cafe terhambat. Dengan bujet minimalis, Anda dapat mencoba 3 konsep desain cafe unik berikut ini:

Bisa dipindah, cafe container

Untuk membangun cafe dengan nuansa kekinian yang mewah, Anda harus menyiapkan dana yang sangat besar untuk mewujudkannya. Jika lantas Anda menunda keinginan membuka bisnis hanya karena dana yang terbatas, sungguh sangat disayangkan. Karena ada banyak cara untuk membuat cafe Anda diwujudkan meski dengan bujet terbatas.

Cafe dengan konsep desain container ini salah satunya. Anda tidak membutuhkan bujet besar untuk membangun cafe container kecil. Buat meja makan permanen dengan Anda di belakangnya. Sementara letakkan kursi makan di luar container untuk pengunjung. Selain hemat, desain cafe ini juga memungkinkan untuk dipindah kapan saja.

Set meja kursi cafe yang mahal, coba konsep cafe lesehan

Sebagai tempat nongkrong, menyediakan meja kursi cafe adalah keharusan. Mengingat kenyamanan pengunjung salah satunya ditentukan dari kursi dan meja yang Anda sediakan. Namun untuk membeli meja dan kursi makan ini sangat mahal dan membutuhkan bujet besar. Tidak perlu panik, karena Anda dapat menyiasatinya dengan cafe lesehan.

Buang jauh-jauh pikiran lesehan sama dengan pecel lele dan ayam yang ada di pinggir jalan. Contoh saja konsepnya, aplikasikan dalam bentuk yang lebih kreatif dan berkelas. Salah satunya dengan menempatkan karpet bermotif kekinian. Juga penempatan meja makan lipat yang desainnya modern. Hingga penggunaan hiasan dinding yang menawan untuk menambah kesan nyaman.

Beli tanah dan sewa bangunan mahal, coba cafe rumahan

Untuk membuka cafe, Anda membutuhkan sebidang tanah untuk mendirikan bangunan. Jika tidak ada sebidang tanah, Anda membutuhkan ruko atau bangunan yang disulap menjadi cafe kekinian sesuai kebutuhan Anda. Namun keduanya justru membuat bujet Anda terkuras habis. Anda dapat menyiasati mahalnya sewa ruko dengan konsep cafe rumahan.

Sesuai dengan namanya, cafe rumahan ini memang dibangun di rumah. Dengan kata lain, cafe ini dibuka dengan memanfaatkan ruangan di dalam rumah yang tidak terpakai. Semisal teras, garasi atau justru gudang barang-barang tidak terpakai. Anda hanya perlu menempatkan meja kursi cafe terbaik untuk memastikan tamu yang datang lebih betah dan nyaman.

Kamar Tidur Shabby Chic Agar Lebih Feminim

Kamar Tidur Shabby Chic Agar Lebih Feminim –  Gaya desain interior Shabby Chic sangat diminati belakangan. Gaya yang identik dengan kesan lembut dan feminim ini biasanya disukai para wanita. Tidak hanya bermain dengan warna pink namun desain Shabby Chic ini juga banyak memainkan warna-warna yang lembut seperti pastel, peach, biru muda dan masih banyak lagi. Buat Anda yang menginginkan kamar tidur tampak lebih baru, tidak ada salahnya mencoba gaya Shabby Chic dengan alternatif desain berikut ini:

Kamar sempit, terapkan warna putih pada furnitur

Tidak ada alasan untuk kesulitan menerapkan gaya Shabby Chic pada kamar tidur dengan ukuran sempit dan terbatas. Justru ukurannya yang sempit, cocok sekali untuk desain Tempat Tidur Minimalis yang memungkinkan Anda membuat kreasi tanpa batas untuk membuat kamar tidur terlihat lebih luas. Coba gunakan furnitur berwarna putih pada kamar tidur Anda.

Tempat tidur, lemari, meja dan kursi putih akan memberi kesan ruangan tidak dipenuhi furnitur. Untuk menghasilkan paduan yang lebih cantik, aplikasikan warna peach pada dinding. Tempatkan 4-6 buah lampu gantung tepat di atas tempat tidur dan menempel dengan dinding. Hasilnya, kamar tidur Anda yang sempit akan terlihat lebih luas dan lembut khas Shabby Chic.

Kamar luas, buat gaya Chabby Chic tanpa batas

Jika di kamar tidur yang sempit saja Anda dapat berkreasi ala Shabby Chic, tentunya dengan kamar yang luas ada semakin banyak kemudahan untuk Anda menerapkanya. Tidak perlu ribet karena Anda dapat bermain dengan satu warna saja namun gunakan tone yang berbeda. Anda dapat menerapkannya pada dinding, sandaran tempat tidur hingga warna meja.

Untuk memberikan kesan yang tidak membosankan, Anda dapat menambahkan warna kontras pada bantal dan guling. Semisal, gunakan warna ungu dengan beberapa tone yang berbeda pada dinding, sandaran tempat tidur hingga lemari. Pakai warna merah pada bantal dan guling. Kamar tidur Anda akan menjadi Shabby Chic yang cantik dan menyenangkan.

Tidak suka warna polos? Mainkan karakter animasi kesukaan

Jika warna-warna lembut yang polos terlalu membosankan, jangan bingung dulu. Anda dapat berkreasi dengan memanfaatkan gambar-gambar kartun kesayangan. Mainkan motif dan gambar kesukaan Anda pada dinding dengan memasang wallpaper. Masih terlalu flat? Tambahkan hiasan dinding seperti bingkai, lampu hingga kaligrafi.

Merasa kamar terlalu kekanak-kanakan dengan wallpaper kartun kesukaan? Jangan khawatir, masih ada banyak cara berkreasi. Alternatif lain memberikan kesan Shabby Chic pada kamar Anda dengan menggunakan karpet karakter hingga motif kesukaan. Hamparkan di lantai bawah tempat tidur hingga seluruh ruangan yang akan membuat kamar Anda lebih berwarna.

Tidak harus warna pastel dan pink, coba aplikasikan warna monokrom

Jika Anda membatasi diri hanya pada warna-warna lembut untuk menerapkan desain Shabby Chic, saatnya membuat terobosan baru. Buat desain kamar lebih cantik dan feminim tanpa meninggalkan kesan lembut dengan warna monokrom. Jangan merasa ragu-ragu sebelum melihat aplikasinya langsung pada kamar Anda.

Warna monokrom berarti mengaplikasikan hitam, putih, abu-abu pada kamar Anda. Buat dinding kamar dengan warna putih, demikian juga tempat tidur dan perabotnya. Berikan aksen hitam pada aksesoris seperti tempelan dinding hingga wallpaper. Pakai warna abu-abu pada korden untuk membuat kamar Anda terlihat simpel namun mengesankan.

4 Tips Memilih Meja Makan Sesuai Kondisi Ruangan

4 Tips Memilih Meja Makan Sesuai Kondisi RuanganTak sedikit orang yang mungkin menyepelekan pemilihan meja makan. Padahal furniture yang ditempatkan di ruang makan ini dapat berpengaruh terhadap kenyamanan para penghuni rumah. Mengingat aktivitas makan merupakan aktivitas yang rutin dilakukan setiap 3 kali sehari. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk memilih meja tempat makan, diantaranya :

  1. Jenis Material Kayu

Apabila Anda ingin kursi makan dari kayu, sebaiknya pilih bahan kayu berjenis hardwood, seperti jati, oak, maple, walnut,atau mahogany. Hindari bahan kayu yang bersifat gabungan atau komposit, seperti kayu MDF (Medium Density Fiberboard).

Bagi Anda yang ingin mendapatkan meja tempat makan tahan lama sampai puluhan tahun lamanya, sebaiknya pilih kayu berjenis hardwood . Sementara itu, jika Anda kurang menyukai meja kayu sebaiknya pilih bahan marmer atau metal. Meja Makan Jati mempunyai kasta tertinggi dalam furniture berkonsep dining room.

  1. Bentuk Meja

Terdapat beberapa aturan untuk menentukan meja tempat makan yang tepat menyesuaikan bentuk ruangan. Pada ruangan berukuran kecil, sebaiknya pilih meja yang berbentuk oval sehingga tetap terdapat space yang pas dan tidak menjadikan ruangan terlalu ramai. Sementara meja yang berbentuk bujur sangkar sendiri lebih cocok diletakkan di ruangan yang sempit, dan meja berbentuk persegi panjang lebih cocok ditempatkan di dalam ruangan luas. Sebenarnya meja bundar dapat diletakkan di ruangan kecil atau besar, namun sebaiknya tidak diletakkan di ruangan sempit sebab bisa membatasi pergerakan Anda, saat menggunakan ruang makan.

  1. Mengukur Luas Ruangan

Penting sekali mengukur apakah furniture meja untuk makan ini sesuai dengan luar ruangan, khususnya pada ruangan berukuran kecil. Jadi, jangan sampai ukuran meja yang terlalu besar ditempatkan pada ruangan yang berukuran sempit.

  1. Memperhatikan Dimensi Meja

Kebanyakan meja mempunyai ketinggian standar sekitar 28-30 inchi. Ketinggian meja makan paling nyaman dapat memberikan space yang cukup sejajar siku tangan dan berada di atas lutut saat Anda duduk. Sedangkan untuk lebarnya sendiri, baik itu meja berbentuk bujur sangkar, meja oval, persegi atau bundar mempunyai lebar standar kurang lebih 36 inchi, tergantung dari jumlah orang. Misalnya saja, meja berbentuk oval yang panjangnya sekitar 84 inchi, dapat mengakomofasi sampai 10 orang.