Bukan Hanya Untuk Mencegah Masuk Angin, Ini 10 Manfaat Super Si Jahe Merah

Jahe merupakan salah satu bumbu dapur dan tanaman herbal wajib di Indonesia. Baik di pasar maupun di supermarket, jahe sangat mudah ditemukan. Sebagai masyarakat Indonesia, tentu kita cukup familiar dengan jahe. Bagaimana tidak, tanaman dengan nama ilmiah Zingiber officinale ini banyak digunakan dalam dunia kuliner masakan khas Indonesia. Bukan tanpa sebab, dari zaman nenek moyang kita dulu, manfaat jahe sudah sangat terkenal untuk mengobati berbagai penyakit, selain untuk menambah citarasa masakan.

Sungguh beruntung sebagai penghuni negara tropis, kita dapat dengan mudah mendapatkan manfaat jahe ini karena kelompok tanaman jahe ini tumbuh subur di daerah India hingga Asia Tenggara. Di masyarakat, jahe pun banyak dipakai dalam minuman hangat tradisional seperti wedang jahe, teh jahe maupun susu jahe. Kuliner internasional pun memakai jahe dalam beberapa hidangan, salah satunya Sushi yang berasal dari Jepang, disajikan bersama acar jahe pada saat dihidangkan.

Klasifikasi Jahe dan Kandungan Gizi Jahe Merah

Tahukah anda, ada tiga jenis jahe yang biasa kita konsumsi, yaitu jahe besar, jahe kecil dan jahe merah. Jahe besar (Z.officinale sp) berwarna kuning muda, aroma tajam dan rasa tidak terlalu pedas. Jahe besar biasa digunakan untuk rempah rempah, makanan dan minuman. Jahe kecil (Z.officinale Var.Amarum) berwarna putih dan aromanya tidak tajam. Jahe kecil biasa dipakai untuk bahan baku minuman, rempah rempah dan penyedap masakan. Jahe merah (Z.officinale Var.Rubrum) berwarna merah dengan aroma tajam dan rasa pedas. Jahe ini terkenal paling mahal.

Jahe merah pada umumnya terdiri dari 79% air, 18% karbohidrat, 2% protein dan 1% lemak, dengan jumlah kalori 80 per 100 gram jahe. Diameter dari jahe merah sendiri kurang lebih 0.5-1 cm. Bau khas dari jahe merah sendiri berasal dari kandungan minyak volatilnya (1-3%) yang terdiri atas zingerone, shogaols dan gingerol.

Jahe merah sendiri memiliki karakteristik kulitnya yang berwarna merah, ukuran lebih kecil dan rasa lebih pahit serta pedas dibanding jahe biasa. Aroma dari jahe merah juga lebih kuat dan mengandung minyak esensial lebih banyak dibanding jahe biasa. Komponen aktif yang terkandung dalam jahe merah antara lain gingerol, flavonoid, agen antibakteri dan antiperadangan.

Manfaat Jahe Merah Untuk Kesehatan

 

Dengan kandungan bahan aktifnya yang lebih banyak dibandingkan jenis jahe lain, berikut 10 manfaat jahe merah untuk kesehatan anda.

1# Kesehatan Jantung

Jahe merah dapat mengurangi kadar kolestrol dan trigliserida, yang dapat memperburuk kerja jantung. Mengkonsumsi jahe dengan teratur dan diikuti dengan pola hidup sehat seperti olahraga teratur akan menghindari anda dari serangan jantung mendadak dengan resiko kematian.

2# Mengatasi Mabuk Perjalanan

Pada saat anda terpaksa menjalani perjalanan jarak jauh, baik itu dengan kapal, pesawat ataupun bus dan kereta, ada kalanya anda mengalami mabuk perjalanan. Walaupun banyak obat anti mabuk perjalanan dijual bebas, ada baiknya anda menggunakan bahan alami seperti minuman herbal jahe merah. Selain rasanya lebih enak, jahe merah memiliki kandungan aktif yang mengurangi pusing akibat mabuk dan menghangatkan badan. Otomatis perut anda akan nyaman dan anda tidak akan terkena masuk angin.

3# Mengobati Masalah Pencernaan dan Mencegah Kanker Usus

Zat antibakteri pada jahe merah dapat melawan bakteri jahat di pencernaan seperti Escherichia coli, Salmonella enteriditis, dan Staphylococcus aureus. Selain itu, menambahkan jahe merah pada makanan anda juga akan menghindari anda dari keracunan makanan akibat bakteri.

4# Mengobati Flu dan Melegakan Tenggorokan

Meminum teh jahe dapat memberikan rasa hangat dalam tubuh anda dan meredakan gejala flu dan pilek. Minyak atsiri pada jahe juga bermanfaat melegakan tenggorokan. Campurkan jahe merah dalam teh ataupun susu untuk hasil maksimal.

5# Mencegah Maag Kambuh

Jahe merah dapat menjaga kestabilan asam lambung. Untuk penderita maag, mengkonsumsi jahe merah dapat mengurangi mual dan muntah, sehingga luka ataupun infeksi pada lambung dapat dihindari.

6# Mengobati Asma

Asma merupakan penyakit tidak menular yang umum diderita, namun tidak bisa dianggap sepele. Komplikasi pada asma bisa menyebabkan pneumonia, hingga kegagalan pernafasan. Menurut Dr. Suwijiyo Pramod dari Universitas Gajah Mada, kandungan minyak volatile pada jahe merah memberikan rasa hangat yang mengurangi rasa sesak penderita asma. Jadi, untuk penderita asma, selain menghindari faktor-faktor resiko yang dapat menyebabkan asma kambuh, bisa diiringi dengan konsumsi jahe merah secara teratur.

7# Mengatasi Masalah Seksual

Meminum air jahe sekali sehari secara teratur dapat meningkatkan peredaran darah di daerah vital anda. Sehingga dapat meningkatkan gairah seksual anda. Manfaat jahe merah untuk pria salah satunya menaikan jumlah hormon testosterone pada pria, sesuai dengan hasil percobaan pada tikus albino jantan, dimana zat dari jahe merah dikombinasikan dengan mineral seng.

Salah satu cara pengolahan jahe merah untuk aktivitas seksual anda adalah dengan mencampurnya dengan telur dan madu. Manfaat jahe merah dan madu serta telur akan memberikan tambahan protein yang baik untuk menambah energi. Caranya cukup rebus telur setengah matang, lalu campur dengan air jahe dan madu.

8# Mengatasi Radang Otot

Manfaat jahe merah antara lain mengandung oleoresin (anti radang) yang lebih tinggi dibanding jahe jenis lain. Keberadaan komponen aktif lain seperti gingerol, gingerdione dan zingeron juga membantu melawan pemicu radang seperti leukotriene dan prostaglandin. Ekstrak jahe juga dapat mengurangi gejala osteoarthritis seperti nyeri otot.

9# Meningkatkan Nafsu Makan

Bila anda merebus beberapa potong jahe merah dalam air hangat akan membuat lambung anda terasa lebih enak. Hal ini secara tidak langsung dapat mendorong nafsu makan anda. Tidak heran bukan bila minuman dan makanan dengan campuran jahe banyak disarankan saat anda kurang enak badan.

10# Meredakan Sakit Kepala

Pekerja kantoran yang mengerjakan segala sesuatu di depan komputer sangat beresiko terkena sakit kepala. Bila terkena sakit kepala, tentu sangat banyak pekerjaan terganggu dan kualitas hidup anda akan menurun. Salah satu manfaat jahe merah adalah mengendurkan ketegangan di kepala anda. Jadi tidak ada salahnya sesekali mengganti kopi anda menjadi teh jahe merah saat pekerjaan menumpuk.

Pilihan Kuliner Berbahan Jahe

Ada banyak pilihan kuliner yang menggunakan bahan dasar jahe, yang bisa anda nikmati disaat anda sedang suntuk dengan kegiatan sehari hari. Contohnya Wedang Ronde dari Solo, Sekoteng dari Jawa Tengah, Bajigur dan Bandrek dari Jawa Barat, Sarabba dari Makassar, Bir Pletok dari Betawi, Wedang Uwuh dari Jogjakarta dan Kembang Tahu. Kuliner tersebut banyak dijajakan mulai dari di kaki lima sampai restoran ternama.

Di luar negeri, jahe juga diolah menjadi ginger cookies (kue tradisional saat natal, dengan campuran madu dan kayumanis), Roti jahe dari Jerman (terbuat dari campuran tepung, madu, telur, potongan lemon, badam, walnut, hazelnut, manisan jeruk, marzipan dan juga rempah-rempah seperti kayu manis, adas, ketumbar, kapulaga dan jahe) dan permen jahe.

Permen jahe sendiri memiliki sejarah unik. Pada tahun 1778, Pasukan Belanda di Batavia mengirimkan jahe dalam jumlah besar ke Eropa. Di Eropa, untuk menghindari jahe menjadi busuk, diolah menjadi berbagai makanan, salah satunya permen jahe yang terkenal untuk menghangatkan badan.

Untuk jahe merah memang agak langka, namun mulai banyak pengusaha yang mengolah jahe merah agar lebih praktis dengan memproduksi bubuk jahe gula merah dan kopi jahe merah. Oleh karena itu, bila badan anda sedang kurang sehat, ada baiknya mengkonsumsi herbal tradisional seperti manfaat jahe merah ini dibandingkan langsung meminum obat yang penuh bahan kimia.

Kesimpulan

Setelah melihat manfaat dari jahe merah diatas, tentu anda tertarik untuk lebih membiasakan diri mengkonsumsi jahe merah sehari hari bukan? Walaupun terlihat langka, produk dengan bahan dasar jahe merah bisa anda temukan di toko obat herbal di kota anda ataupun via berbelanja di situs online. Jangan lupa konsultasikan penggunaan obat herbal dengan dokter bila ingin disandingkan dengan obat resep dari dokter.

Sumber : Ohgitu.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *