Fakta Meninggalnya Andika Pratama Yang Mendaki Puncak Carstensz

Fakta Meninggalnya Andika Pratama Yang Mendaki Puncak CarstenszAndika Pratama dikenal sebagai pemandu pendakian. Bersama tiga rekannya mendampingi enam pendaki asing asal Rusia dan Azerbaijan untuk mendaki puncak Cartensz.

Meninggalnya seorang pemandu pendakian bernama Andika Pratama di Puncak Cartensz terus diselidiki pihak kepolisian. Sejumlah keterangan dari rekan korban terus digali oleh polisi.

Lokasi Andika Pratama meninggal, yakni Gunung Cartensz ini memiliki ketinggian 4.884 mdpl dengan medan menuju puncaknya dipenuhi bebatuan curam. Gunung Cartensz masuk kedalam kawasan Pegunungan Tengah di Papua.

Fakta Meninggalnya Andika Pratama Yang Mendaki Puncak Carstensz

Berikut adalah kumpulan fakta yang dibalik meninggalnya Andika Pratama Putra, pemandu pendakian di Puncak Gunung Cartensz, Papua.

1. Kronologi kecelakaan Andika Pratama

Fakta Meninggalnya Andika Pratama Yang Mendaki Puncak Carstensz

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal, Andika merupakan pemandu pendakian ke Puncak Cartensz. Berdasarkan keterangan rekan korban, Yosua Noya, insiden ini terjadi pada Sabtu (3/11/2019) antara pukul 10.30 WIT hingga 11.30 WIT, di titik pertama pemasangan tali.

Baca Juga : Rekomendasi Tempat Makan Saat Tengah Malam Kelaparan di Solo

Kecelakaan terjadi saat latihan atau aklimatisasi. Saat kejadian, posisi korban sedang turun, dan Yosua sedang dalam perjalanan naik.

Yosua langsung mendatangi lokasi kejadian saat mendengar teriakan minta tolong daru Arlend yang merupakan satu tim dengan korban.

Yosua, Arlend dan pendaki asing bernama Scoot Haluk kemudian membawa korban yang sudah tidak sadarkan diri ke lembah kuning atau Base Camp Yellow Valley.

2. Longsoran batu menimpa wajah korban

Fakta Meninggalnya Andika Pratama Yang Mendaki Puncak Carstensz

Berdasar keterangan Arlend, korban tertimpa batu di mukanya saat sedang aklimatisasi. Arlen menyatakan bahwa dia dan korban pada saat itu sedang aklimatisasi. Namun tiba-tiba ada batu yang jatuh dari atas dan langsung mengenai muka korban.

Setelah kejadian ini, Arlend menghubungi Sofyan Arie Fiesa selaku pemain bandar ceme dan penanggung jawab tim yang standby di Kota Timika. Sementara itu, jenazah korban telah dievakuasi Minggu pagi menggunakan helikopter Komala Air.

Setelah berada di basecamp lembah kuning. Kejadian tersebut langsung diinformasikan kepda penanggung jawab grup yaitu sofyan yang berada di Timika. namun karena kendala cuaca, evakuasi korban tertunda.

3. Terkendala cuaca

Fakta Meninggalnya Andika Pratama Yang Mendaki Puncak Carstensz

Evakuasi korban, Andika Pratama, mengalami kendala dikarenakan kondisi cuaca buruk. Pada hari Minggu (4/11/2018) baru akhirnya korban berhasil dievakuasi menggunakan helikopter milik Komala Air.

Baca Juga : Nikmati Liburan Seru ke Pantai Sedahan Yogyakarta

Evakuasi kemudian segera dilarikan ke base camp. Diketahui bahwa korban bekerja di CV Cesta Adventure dan tengah memandu pendakian ke Puncak Cartensz.

4. Jenazah di bawa ke Bandung

Fakta Meninggalnya Andika Pratama Yang Mendaki Puncak Carstensz

Jenazah Andika Pratama, seorang pemandu pendaki yang meninggal dunia di Puncak Cartensz, Mimika, Papua diterbangkan ke kampung halamannya di Bandung Jawa Barat, Minggu (4/11/2018).

Almarhum diterbangkan menggunakan maskapai Garuda Indonesia dari Bandara Mozes Kilangin Timika dengan tujuan Jakarta pukul 14.40 WIT.

Sebelum diterbangkan, almarhum dishalatkan di Masjid Agung Babussalam, Jalan KH. Dewantara, Kota Timika. Menurut Sofyan Arie Fiesa salah satu rekan almarhum, rencananya jenazah Andika akan tiba di Jakarta sekitar pukul 19.00 dan akan dilanjutkan melalu jalan darat menuju rumah duka di Bandung.

5. Almarhum meninggal saat memandu pendaki asing

Fakta Meninggalnya Andika Pratama Yang Mendaki Puncak Carstensz

Almarhum merupakan kelahiran Palembangm 2 Juni 1983, dan tercatat sebagai warga Jalan Padang Golf, Nomor 18 RT/RW 04/01, Desa Sukamiskin, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, Jawa Barat.

Almarhum dikenal sebagai pemandu pendakian dan sudah sering melakukan pendakian di Puncak Cartensz. Almarhum saat itu bersama tiga rekannya mendampingi enam pendaki asing asal Rusia dan Azerbaijan.

Related entries

Digg it StumbleUpon del.icio.us Google Yahoo! reddit

Leave a comment