Sejarah Yang Sering Dihubungkan Mistis, 3 Goa Jepang di Indonesia

Sejarah Yang Sering Dihubungkan Mistis, 3 Goa Jepang di IndonesiaJeoang menduduki Indonesia selama 3,5 tahun. Saat itulah Jepang banyak membuat bungker atau menepati goa yang sebelumnya telah dibuat Belanda atau bahkan goa alami.

Lewat dari masa penjajahan, bekas bugker Jepang ini masih dapat ditemui di berbagai daerah Indonesia. Akrab disebut dengan “Goa Jepang” di daerah.

Kesan mistis seringkali melekat pada Goa Jepang, padahal sebenarnya ada sisi sejarah yang menarik untuk disimak. Mengikuti napak tilas perjuangan kemerdekaan Indonesi. Inilah tiga Goa Jepang tersohor di Indonesia.

1. Goa Jepang di Bandung, Jawa Barat

Sejarah Yang Sering Dihubungkan Mistis, 3 Goa Jepang di Indonesia

Lokasinya berada di Taman Hutan Ir. Juanda di Bukit Dago Pakar, Bandung. Menurut catatan sejarah, kawasan Tahura sebenarnya adalah bekas situs purbakala. Ditemukan berbagai artefak peradaban manusia prasejarah enam ribu tahun dilam di Tahura.

Baca Juga : 10 Lokasi Wisata Ramah Dompet untuk Tahun 2019

Selain situs purbakala, di Tahura juga terdapat Goa Jepang atau lebih tepatnya Goa Belanda karena Jepang mengambil alih Goa ini dari Belanda.

Goa ini berjarak 300 meter dari pintu utama, awalnya dibuat di tahun 1812. Ruanganya diperbanyak tahun 1918 dan dimaksimalkan fungsinya di 1941. Ada 15 cabang lorong di goa, tiga diantaranya dihubungkan dengan pintu masuk.

Sejarah Yang Sering Dihubungkan Mistis, 3 Goa Jepang di Indonesia

Awalnya goa ini didesain sebagai terowongan air untuk menggerakkan turbin di PLTA Bangkok (sekarang). Diatas terowongan ini pun terdapat kolam penampungan air. Mengingat letaknya yang strategis, fungsinya dirubah sebagai pusat telekomunikasi.

Lalu menjadi pusat penyimpanan senjata dan mesiu setelah diambil alih tentara Jepang. Di sini bisa ditemui raung-ruang tempat tahanan, dan radio komunikasi. Goa ini tembus ke bagian belakang bukit yang menjadi jalan tembus ke Maribaya.

Baca Juga : Taman Kota Bandung Yang Punya View ala Luar Negeri

Selain mengambil ahli Goa Belanda, Jepang juga membangun goa lain pada 1942. Bentuknya lebih alami dan lebih kecil. Konon goa in dikerjakan dengan sistem romusha alias kerja paksa pribumi, sehingga menelan banyak korban.

2. Lobang Jepang di Bukittinggi, Sumatera Barat

Sejarah Yang Sering Dihubungkan Mistis, 3 Goa Jepang di Indonesia

Terowongan yang dibuat Jepang 60 meter di bawah Kota Bukittinggi, Sumatera Barat ini lebih akrba disebut Lobang Jepang oleh warga lokal. Lobang Jepang merpakan wisata andalan Bukittinggi, dengan total 1,5 kilometer terowongan yang dibuka untuk umum, sisanya ditutup pemerintah.

Untukmasuk ke Lobang Jepang ada dua pintu masuk, satu dari Taman Panorama dan yang kedua dari pintu masuk samping jalan raya yang mengarah ke Ngarai Sianok.

Lobang Jepang saat ini bukan bentuk asli, karena sudah dibangun pemerintah daerah. Dindingnya disemen, bagian alas diberi konblok dan diberi pencahayaan lampu listrik.

Ada 21 lorong di Lobang Jepang yang dahulu difungsikan sebagai barak tentara. Ruang sidang, kamar komando, pintu penyergapan, pintu pelarian sampai dapur pembantaian.

Baca Juga : Pulau Tegal Mas, Destinasi Instagramable Terbaru di Lampung

Lobang Jepang sendiri dibangun pada 1944 dan dilakukan pada malam hari. Para pekerja paksa rata-rata adalah petani luar Bukittinggi yang diculik atau orang Jawa.

Sehingga warga Bukittinggi sendiri pada era tersebut tidak tahu ada lubang di bawah kotanya. Konon jika jalur Lobang Jepang dibuka, salah satu jalan keluarnya ada dekat Jam Gadang.

3. Goa Jepang di Biak, Papua

Sejarah Yang Sering Dihubungkan Mistis, 3 Goa Jepang di Indonesia

Berbeda dengan goa atau bungker perlindungan tentara Jepang yang lain, Goa Jepang di Biak ini sejatinya adalah goa alami, bukan goa buatan yang sengaja dibuat. Jadi bisa dibilang Goa Jepang di Biak ini sangat indah, dengan stalagit yang menggantung di atap goa yang tinggi.

Konon goa ini dipilih Jepang sebagai tempat perlindungan karena letaknya strategis. Memiliki jalur tembus sampai ke pesisir pantai, sehingga mudah untuk pergerakan sekaligus melarikan diri.

Dibalik keindahannya, Goa Jepang di Buak sebenarnya adalah kuburan massal. Tentara Amerika menjatuhkan bom tepat di goa ini. Sebelumnya mata-mata dikirim, sehingga titik jatuh bom sangat tepat di goa.

Sampai saat ini Goa Jepang di Biak sering dikunjungi oleh orang Jepang. Ada ruang penyimpanan tempat mengumpulkan tulang belulang tentara Jepang korban bom AS lengkap dengan ruang yang menyimpan segala peralatan perang Jepang dan senjata perang.

Related entries

Digg it StumbleUpon del.icio.us Google Yahoo! reddit

Leave a comment