Jejak Budaya Lamin Mancong di Kutai BaratLamin adalah rumah panjang khas suku Dayak yang terbuat dari kayu. Walaupun sekarang sudah tidak ada yang tinggal di rumah Lamin, namun rumah ini masih menarik perhatian bagi banyak wisatawan yang berkunjung.

Rumah ini biasanya digunakan sebagai tempat pelaksanaan acara adat dan tujuan wisata. Karena dekat dengan wisata Tanjung Isuy dan Danau Jempang. Ada banyak wisatawan asing yang berkunjung.

Jejak Budaya Lamin Mancong di Kutai Barat

Untuk menyambut mereka, biasanya warga setempat menampilkan tarian tarian adat. Setelah dari Tanjung Isuy atau Danau Jempang, sempatkanlah juga untuk berkunjung di Lamin Mancong ini.

Lamin Mancong sendiri adalah rumah kayu khas dari suku Dayak Benuaq. Kayu yang digunkan adalah kayu ulin, namun ada yang mengatakan sekarang ini Lamin Mancong ini tidak sepenuhnya menggunakan kayu ulin.

Ini dikarenakan Lamin Mancong sekarang tidak mengikuti prinsip bangunan Lamin Dayak. Ini terlihat dari bangunan rumah yang bertingkat. Padahal prinsip bangunan Lamin Dayak adalah rumah yang tidak bertingkat.

Berdiri di atas lahan seluas 1.005 meter persegi, rumah Lamin Mancong terdiri dari atas bangunan 2 lantai dengan halaman yang luas di depannya. Daerah sekitar Lamin Mancong juga terasa sangat asri karena dikelilingi oleh pohon pohon dan sebuah aliran sungai. Ada berbagai jenis patung berdiri tegak di halaman depan Lamin Mancong.

Beberapa diantaranya adalah patung laki laki, perempuan dan patung semi abstrak lainnya. Konon, keberadaan patung ini adalah sebagai tanda jumlah kerbau yang telah disembelih.

Kerbau kerbau ini disembelih sebagai bentuk penghargaan terhadap arwah leluhur yang dianggap berjasa. Semua ini dilakukan dalam sebuah ritual adat bernama Ritual Kuangkai.

Lokasi Lamin Mancung berada di tengah perkampungan, tepatnya di Kampung Mancong, Kecamatan Jempang, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. Jalan menuju ke Lamin Mancong kamu akan melewati jalan setapak dari kayu ulin yang menambah keunikan rumah adat Dayak Benuaq ini.

Ada dua pilihan jalur untuk sampai ke Lamin Mancong. Yang pertama adalah jaur darat yang memakan waktu 5 jam perjalanan dari Samarinda, Kalimantan Timur. Dan yang kedua adalah jalur sungai.

Dari Samarinda akan menyusuri sungai Mahakam hingga sampai di Muara Muntai. Dari sana kamu harus melewati Danau Jempang untuk menuju Tanjung Isuy. Setelah sampai Tanjung Isuy, kamu harus menempuh perjalanan darat selama 15-20 menit untuk sampai ke Lamin Mancong.