Potret Cuaca Ekstrem Dunia Yang Sedang Terjadi Saat Ini, Belakangan ini kondisi cuaca saat ini di berbagai negara berasa kebolak balik. Indonesia yang biasanya panas, dibeberapa daerah sampai turun “salju”.

Sedangkan Jepang dan Korea Selatan yang terkenal dengan cuaca dinginnya, malah lagi panas panasnya sampai banyak memakan korban meninggal.

Belum lagi di negara lain ada juga yang saking panasnya sampai dilanda kebakaran hebat, atau saking dinginnya sampai hujan es sebesar bola bisbol. Yang terbaru ini malah katanya ada firenado lho, fenomena tornado yang bentuknya api di Inggris.

Potret Cuaca Ekstrem Dunia Yang Sedang Terjadi Saat Ini

Tidak sedikit orang yang bertanya tanya, sebenarnya apa yang sedang terjadi dengan bumi kita ini? Para ahli sepakat kalau global warming jadi alasan kuat yang menyebabkan perubahan cuaca ekstrem di berbagai belahan dunia.

Kali ini kami berhasil merangkum sederet bentuk fenomena cuaca ekstrem yang sudah terjadi sepanjang tahun 2018 diseluruh dunia. Berikut ulasannya.

Dataran tinggi Dieng yang terletak di Banjarnegara,  Jawa Tengah diselimuti “salju”, suhu disana kabarnya mencapai minus 6 derajat celcius.

Sepertinya bagi sebagian besar oran fenomena ini dianggap unik dan langka. Tapi bagi para petani kentan dan sayuran ini adalah bencana karena gagal panen.

Cuaca dingin bahkan dirasakan oleh salah satu tempat terpanas didunia, Gurun Sahara. Pada awal tahun 2018 ini, salju  dilaporkan menyelimuti gurun tersebut dengan ketebalan 15 inci.

Biasanya orang ke Jepang karena mau liat salju. Tapi saat ini negeri sakura ini malah dilanda cuaca panas ekstrem yang beberapa waktu lalu mencapai 41 derajat celcius.

Awal Juli kemarin dilaporkan ada 44 orang meninggal cuma gara gara kepanasan lho. Mereka katanya menderita asma, dehidrasi, stroke, dan susah tidur.

Saking panasnya, katanya orang sampai bisa goreng telur dan memanggang daging di kap mobil. Makanan makanan tiruan yang dipajang di etalase restoran juga banyak yang meleleh.

Negara tetangga Jepang, Korea Selatan dan Utara, juga sedang struggling sama cuaca super panas disana. Pada pagi hari aja suhunya bisa menyentuh angka 31 derajat celcius.

Sedangkan cuaca panas di Yunani sampai bisa menimbulkan kebakaran hebat, katanya kebakaran ini yang terparah dalam 1 dekade terakhir.

Mirip dengan yang terjadi di Swedia, Saking tingginya suhu cuaca, hutan disana sampai terbakar dan parahnya menyebar dengan cepat.

Kebakaran serupa juga terjadi di California, Amerika Serikat. Katanya yang parah sepanjang sejarah di negara bagian tersebut.

Peristiwa yang baru baru ini terjadi di Inggris juga tak kalah ekstrem, Firenado, sebuah tornado berbentuk api muncul di desa Woodville, Derbyshire.

Firenado diketahui muncul saat sebuah pabrik plastik di desa Woodville, Derbyshire, Inggris terbakar. Saat itu pemadam kebakaran disana mengabadikannya lewat video yang akhirnya tersebar luas di internet. Api terlihat membentuk pusaran mirip tornado.

Peristiwa lain di Swiss ini juga baru banget terjadi. Sebuah longsor menyapu desa Grugnay di Swiss setelah hujan badai melanda daerah tersebut.

Kalau di Texas, Amerika Serikat, katanya baru saja terjadi hujan es sebesar bola bisbol. Akibat hujan ekstrem ini, 8 orang dilarikan ke rumah sakit.

Awal tahun lalu, Amerika Serikat juga mengalami cuaca dingin sangat ekstrem. Air terjun fenomenal Niagara sampai membeku lho.

Diwaktu yang sama, suhu sangat dingin juga dialami masyarakat Rusia. Sampai sampai ada pengguna media sosial yang mengunggahnya dengan bulu mata membeku.

Para ahli sepakat perubahan cuaca gila gilaan ini terjadi karena bumi makin panas akibat pengaruh global warming. Karbon emisi berperan besar dalam memengaruhi perubahan cuaca dunia.

LeRoy Westerling seorang profesor di University California, menyatakan kalau kondisi saat ini buat cuaca makin ekstrem, cuaca basah pun juga makin ekstrem.