Wisata Dieng Sudah Diberlakukan One Way Untuk Kelancaran DCF 2018Mengantisipasi antusias pengunjung Dieng Culture yang semakin membludak, terhitung per Sabtu (04/08/18) jalanan sepanjang kawasan wisata Dieg diberlakukan sistem jalur one way.

Wisata Dieng Sudah Diberlakukan One Way Untuk Kelancaran DCF 2018

Para wisatawan dan peserta yang berencana mengikuti gelaran DCF 2018 dan membawa kendaraan, roda dua atau pun empat diharapkan mematuhi rambu rambu lalu lintas, karena petugas telah diturunkan untuk berjaga di berbagai titik.

Siang tadi sempat terjadi kemacetan karena Dieng didatangi oleh ribuan wisatawan dari berbagai daerah, baik wisatawan yang ingin melihat kemeriahan DCF 2018 maupun wisatawan biasa.

Kebanyakan mereka mengunjungi kawasan mengunjungi destinasi wisata yang ada di kawasan Candi Arjuna yang menjadi venue acara DCF.

Tips bagi kamu yang mengikuti gelaran DCF 2018, lebih baik memilih jalan kaki dari homestay atau hotel saat ke venue untuk menghindari kemacetan. Namun jika kamu malas bisa parkis di area Candi Arjuna. Disana telah disediakan kantong parkir luas untuk pengunjung.

Jalanan dikawasan Dieng diprediksi akan macet seperti DCF tahun lalu, sebab gelaran Pesta Lampion yang ditunggu tunggu banyak wisatawan akan diselenggarakan.

Bila kamu adalah salah satu peserta yang ingin memeriahkan Pesta Lampion alangkah baiknya untuk mengenakan pakaian hangat dan jaket karena saat ini suhu Dieng bisa mencapai minus 6 derajat Celcius.

dieng-tertutup-salju

Saat ini Dieng telah tertutp salju lagi, Fenomena embun es yang menutupi wilayah Dieng bukan terjadi pertama kalinya. Awal Juli lalu, foto embun beku pun ramai di hebohkan warganet.

Fenomena alam ini sebenarnya disebabkan oleh suhu udara Dieng yang turun drastis saat memasuki musin kemarau. Menurut informasi Kepala Geofisika Banjarnegara, suhu udara Dieng bisa mencapai minus 6 derajat celcius. Tak heran jika kondisi tersebut menyebabkan munculnya bunga es di pagi hari.

Suhu udara yang minus ini malah membuat Dieng nampak seperti daerah yang ada di Eropa. Tak pelak, tak sedikit wisatawan yang ada disanapun mengabadikan momen tersebut dalam jepretan kamera.

Dieng yang tertutup “salju” tampak begitu dramatis. Kamu tertarik untuk ke Dieng?