Persaingan di luar negeri ride-sharing tak cuma soal kendaraan beroda empat. Malahan kini sejumlah perusahaan tengah terjun dalam persaingan ride-sharing skuter elektrik, salah satunya adalah Uber dan Lyft.

Baik Uber maupun Lyft menjadi dua perusahaan terakhir yang ikutan bersaing di dalam kompetisi skuter elektrik. Hal ini diketahui dari pengajuan izin untuk pengoperasian skuter elektrik di San Francisco, Amerika Serikat.

Uber sendiri menolah untuk berkomentar terkait kabar ini. Namun, telah dikonfirmasi bahwa Uber mendaftarkan izin melalui JUMP, sebuah startup penyedia bike-sharing yang diakuisisi Uber senilai USD 200 juta pada bulan April lalu, demikian dikutip detikINET dari Tech Crunch, Sabtu (9/6/2018).

Sekalinya nanti Uber mendapat izin untuk mengoperasikan skuter elektrik, rencananya mereka akan mengintegrasikan dengan aplikasi Uber dan terus menyempurnakan visi CEO Uber Dara Khosrowashahi sebagai penyedia platform moda transportasi yang lengkap.

Lyft sendiri juga mengkonfirmasi bahwa perusahaan telah mengajukan izin, tapi menolak untuk memberikan informasi lebih detail.

Selain Uber dan Lyft, persusahaan yang juga melirik bisnis ride-sharing skuter elektrik antara lain, Bird, CycleHop, Lime, ofo, Razor, Ridecell, Scoot, Skip, Spin, dan USSCooter. Mereka telah mengajukan izin ke San Francisco Municipal Transportation Agency (SFMTA).