Blog Unpas

Batuk Turun Kesit Naik

Bergaul dengan orang-orang yang “NYUNDA”   + “NYAKOLA” + “NYANTIKA” di UNPAS membuat saya mengenal beberapa  pepatah petuah untuk merealisasikan apa yang oleh agama Islam  disebut sebagai “RAHMATAN LIL ‘ALAMIN” yakni sebuah realitas kehidupan yang adil makmur  + tata tentrem kertaraharja ( damai dan mendamaikan hati).

Diantara yang bisa saya share

1. BATUK TURUN KESIT NAIK

makna dari pepatah petuah ini sejauh yang saya pahami adalah bahwa dalam perjalanan hidup pasti akan ada event beradu kepentingan. Maka dalam menyelesaikannya  masing-masing harus bergerak dengan ide WIN-WIN SOLUTION . Bahwa kita harus memberikan ruang kepada orang lain untuk menang agar kita juga memenangkan kepentingan kita . Prof Sutarman  pernah menyatakan bahwa sehebat apapun konflik kepentingan yang terjadi  pasti ada celah dimana kepentingan semua bisa terakomodasi, sekecil apapun celah itu .

Memang untuk  tidak mudah untuk menerapkan ini. Karena rasanya kita harus membunuh sifat serakah dan mau menang sendiri .

Jika salah satu pihak tidak bergerak dengan ide ini, maka kedamaian tidak akan ternikmati. Kata Pak Imam Sapuan  akan terjadi  ketidakseimbangan dalam gelombang sistem. Dan reaksi sistem akan bergerak mencari keseimbangan baru yang paling nyaman diantara ketidaknyamanan yang terjadi.

2. Cai na Herang Lauk na benang

Akan sangat indah , jika kita bisa mendapatkan target yang kita inginkan dari sistem lain tanpa membuat gaduh sistem tersebut. Sing ti-is meureun ceuk Sunda mah.

Membangun tanpa melukai

Mendapatkan kebesaran tanpa mengecilkan

Memperolah kemenangan tanpa mengalahkan

Dari mana soft skill seperti ini didapat? dari mana kecerdasan emosional agar bisa empaty terhadap harapan, kekecewaan dan luka orang lain terlatihkan?

Dalam dunia pendidikan, kewajiban kita sebagai pendidik untuk melatihkan, meski sebenarnya tanpa intervensi kita TUHAN telah mengajarkan hal itu melalui frame-frame kehidupan yang ditayangkan kepada setiap ruh.

Jika kita bisa menjadi bagian dari  tools Tuhan untuk melatihkan, itu sebuah prestasi

Older Post →
Skip to toolbar