Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang dibentuk Kemenristek Dikti, kini menjadi sarana yang efektif untuk memfasilitasi potensi yang dimiliki mahasiswa Indonesia. Terutama guna mengkaji, mengembangkan, dan menerapkan ilmu dan teknologi yang telah dipelajari di perkuliahan kepada masyarakat luas.

Sejumlah universitas, baik negeri maupun swasta, bersaing untuk menuju tingkat nasional. Mengingat finalis dari masing-masing PKM akan dilombakan dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas). Salah satunya Universitas Slamet Riyadi (Unisri), yang tahun ini berhasil meloloskan lima proposal dan berhak menerima hibah PKM yang didanai Kemenristek Dikti.

Artikel Terkait: teks prosedur  

“Tahun ini jumlah penerima hibah bidang program kreativitas mahasiswa (PKM) dari Unisri sebanyak lima proposal yang lolos. Yang terdiri dari satu proposal PKM-Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M) dan empat proposal PKM-Penelitian Eksakta (PKMPE),” papar Wakil Rektor III Unisri Surakarta, Dr Sutoyo, kemarin.

Baca Juga: algoritma pemrograman 

Selanjutnya, kelima proposal yang telah mendapatkan dana dari Kemenristekdikti tersebut akan memasuki tahapan berikutnya. Yaitu monitoring dan evaluasi (monev) di tingkat eksternal yang bakal dilakukan oleh reviewer dari Kemenristek Dikti pada (11/7) di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

Kelima proposal PKM tersebut kini siap mengikuti monev eksternal untuk pemantapan materi yang bakal dilombakan dalam Pimnas 2018. Judul proposal PKM tersebut, di antaranya; Pemanfaatan Lahan Kosong Urban Farming, Solusi Tepat Guna menuju Gerakan Peduli Lingkungan dan Pangan Sehat.

Kemudian Visibilitas Bakteri Pembentuk Asam pada Yoghurt yang Disuplementasi dengan Ekstrak Jahe Gajah. Pembuatan Beras Analog Berbahan dasar tepung ampas tahu dan tepung ubi kayu. Pemanfaatan Ekstrak Kulit Terong Belanda sebagai Antidiabetes dan Antikolesterol pada Ti