TUGAS 3 PENGANTAR INFORMATIKA

a. Apakah anda mendapatkan pengetahuan baru?
> Ya, tentu saja karena kuliah dan sma itu pasti berbeda.
b. Pengetahuan apa yang paling berkesan dimata kuliah tersebut?
> Pengaksesan Basis Data : saat pertama kali menggunakan Php MyAdmin
> Metode Berpikir Komputasional : Bermain game di code.org
> Pengantar Informatika : Pengetahuan tentang dunia informatika
> Agama : Saat materi “Akhlakul Kharimah”
> Internet & Teknologi WEB : Saat pertama kali memperlajari CSS dan Jquery
> Infrastruktur Teknologi Informasi : Saat dosen memberi materi tentang hardware
c. Pengalaman belajar dan tugas yang disukai
> Pengaksesan Basis Data, mengerjakan latihan dengan menggunakan Php MyAdmin
> Pengantar informatika, dengan mengerjakan tugas diblog membuat rasa ingin menulis dan membaca mulai meningkat. walaupun terkadang ada rasa takut salah.
d. Pengalaman belajar dan tugas yang tidak disukai
> Tidak ada tugas yang tidak saya sukai, terkadang saya mempunyai kendala saat mengerjakan tugas dan tidak mengerti.
Kesimpulan :
Saat dari pertama kuliah sampai saat ini saya masih bisa mengejar dan dan mengerti materi yang di sampaikan, walaupun masih ada yang pusing dan  memerlukan waktu yang lama untuk bisa mengerti.

MENJAWAB SOAL HALAMAN 30-34 PENGANTAR INFORMATIKA

HALAMAN 30-31

  1. Tipe teman seperti apa yang ingin kamu miliki? Mengapa?
    Jawab: Teman yang ingin saya miliki adalah orang yang ada saat sedang di butuhkan menghargai perbedaan dan kekurangannya.
  2. Kalau kamu ingin berpacaran, tipe cewek/cowok seperti apakah pilihanmu? Mengapa?
    Jawab: Menerima apa adanya,menghormati keluarga terutama orang tua.Tentu saja dia sangat mencintai saya.Itulah tipe saya
  3. Nilai-nilai hidup mana yang akan kamu jadikan pedoman hidupmu? Mengapa?
    Jawab: Selalu berusaha dan mencoba, sabar, dan jangan menyerah.Itu adalah nilai pedoman hidup saya
  4. Sikap seperti apa yang akan kamu kembangkan menghadapi tugas dalam kehidupan ini? Mengapa?
    Jawab: Terus mencoba dan berusaha semaksimal mungkin,Manfaatkan apa yang ada.
  5. Apa yang ingin kamu perjuangkan didalam hidupmu ini? Mengapa?
    Jawab: Mimpi dan Membanggakan Orang tua,Mimpi adalah suatu tujuan dalam hidup saya dan patut di perjuangkan, dan orang tua merupakan orang pertama yang saya ingin banggakan .
  6. Apa yang ingin kamu sumbangkan bagi keluargamu? Mengapa?
    Jawab: Ikatan kuat dan kasih sayang,Agama,Ilmu,Harta.karena itulah keluarga.
  7. Apa yang ingin kamu sumbangkan bagi masyarakat? Mengapa?
    Jawab: Menghargai perbedaan,Ilmu/Harta.Karena itu masyarakat akan saling menghargai dan membantu pada seksama.

Halaman 32-33

Rumusan Misi Pribadi:

Aku akan berusaha untuk meraih apa yang di inginkan.

Aku akan mengangkat derajat orang tuaku.

Aku tidak akan melupakan dan menghianati orang yang telah berjasa bagiku.

Selalu percaya diri bahwa kamu bisa.

Aku akan bersungguh-sungguh pada hal yang telah aku sukai dan akan menghasilkan yang positif.

Halaman 34

  1. Menyangkut STUDI:

Dalam hal ini saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk meraih yang terbaik.

2. Menyangkut PERGAULAN DENGAN TEMAN:

Perluaslah hubungan dengan teman-teman.

3. Menyangkut HUBUNGAN DENGAN KELUARGA:

Menjaga ikatan dan membuat keluarga bangga dengan prestasi saya.

Jawaban Halaman 9 Pengantar Informatika

  1. Allah Subhaanahu wa Ta’aala berfirman memberitahukan tentang manusia, bahwa Dia mengadakannya setelah sebelumnya ia (manusia) sebagai sesuatu yang belum bisa disebut karena hina dan lemahnya. Syaikh As Sa’diy berkata, “Allah menyebutkan dalam surah yang mulia ini keadaan pertama manusia; awalnya, pertengahannya dan akhirnya. Allah menyebutkan bahwa telah berlalu atasnya masa yang panjang yaitu sebelum ia terwujud, sedangkan ia dalam keadaan tidak ada, bahkan tidak bisa disebut. Kemudian ketika Allah Subhaanahu wa Ta’aala hendak menciptakan manusia, Dia menciptakan bapak mereka, yaitu Adam dari tanah, kemudian menjadikan keturunannya secara berturut-turut dari mani yang bercampur, yakni air yang hina dan dipandang kotor.”
  2. pleasure (kenikmatan) itu sifatnya hayawaniyah sedangkan happiniess (kebahagiaan) bersifat insaniyah
  3. dengan keimanan, derajat keimanan manusia bisa naik hingga derajat yg tertinggi
  4. yang dimaksud dari tawa shaubil haq watawa shaubil shaubish shabr adalah orang” yg menasihati orang yang dalam kerugian dengan kebenarannya dan orang” yg menasehati orang yg dalam kerugian dengan kesabarannya
  5.  Wasiat adalah suatu penetapan wasiat yang khusus, dengan nama si yang mewariskan (Pewaris) kepada seseorang atau lebih, memberikan beberapa barang-barangnya dari suatu jenis tertentu, misalnya segala barang-barangnya yang bergerak atau tak bergerak atau memberikan hak pakai hasil atas seluruh atau sebagian harta peninggalannya. sedangkan Nasihat adalah suatu kata untuk menerangkan satu pengertian, yaitu keinginan kebaikan bagi yang dinasehati
  6. Iman dan amal shalih yang menjadi syarat pertama keluar dari kerugian merupakan dua hal yang saling terkait, ibarat dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Artinya tidak berguna dan akan mati iman seseorang tanpa amal shalih, begitu sebaliknya sia-sialah amal shalih yang tidak berlandaskan iman. Dari iman berasal setiap cabang kebaikan dan dengannya terkait setiap buah kebaikan. Oleh karena itu, Al-Qur’an dengan tegas menghancurkan nilai seluruh amal perbuatan, selagi amal perbuatan itu tidak didasarkan pada iman yang menjadi pendorong dan penghubung dengan Sang Maha Wujud. “Dan orang-orang yg kafir, amal perbuatan mereka adalah laksana fatamorgana di tanah yg datar, yg disangka air oleh orang yg dahaga, tetapi bila didatanginya air itu, dia tdk mendapatinya suatu apapun”.(AN-Nur: 39). Secara impelementatif, Iman adalah gerak dan amal, pembangunan dan pemakmuran menuju Allah. Ia bukan sesuatu yang pasif, layu dan bersembunyi di hati nurani. Juga bukan sekedar kumpulan niat yang baik yang tidak tercermin dalam bentuk perbuatan & gerak. Sebagaimana iman tidak bisa dipisahkan dengan amal saleh, maka Al-Haq tidak bisa dipisahkan dengan Ash-Shabr. Jadi orang tidak dikatakan beriman kalau tidak beramal saleh dan tidak dikatakan membela kebenaran kalau tidak tabah dalam membela kebenaran itu.
Skip to toolbar